Cryptocurrency

China Siap Blokir Akses ke Platform Mata Uang Bitcoin Cs

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
16 January 2018 10:11
Beijing berencana memblokir akses ke platform mata uang kripto baik domestik maupun luar negeri yang memungkinkan terjadinya perdagagangan mata uang kripto.
Jakarta, CNBC Indonesia — Pemerintah China semakin tegas terhadap mata uang kipto (Cryptocurrency). Setelah sebelumnya berencana melarang penambangan Bitcoin, Otoritas China juga akan menutup semua situs dan aplikasi selular yang menawarkan layanan uang virtual ini.

Beijing berencana memblokir akses ke platform mata uang kripto baik domestik maupun luar negeri yang memungkinkan terjadinya perdagagangan mata uang kripto.

Menurut sumber Bloomberg seperti dilansir CNBC pada Senin (15/1/2018), Otoritas China juga mengincar orang dan perusahaan yang membentuk pasar, settlement dan layanan kliring perdagangan terpusat. Sayang sumber Bloomberg tidak menggambarkan rencana secara terinci.


Pada tahun 2017, pemerintah China mengambil tindakan yang mengejutkan dunia. China melarang initial coin offering (ICO) sarana mencari pendanaan dan penerbitan koin kripto baru. China juga menutup bursa mata uang kripto domestik.


Tahun lalu, China tercatat sebagai pasar paling aktif memperdagangkan Bitcoin. China merupakan rumah bagi beberapa penambang terbesar Bitcoin, meski mereka sudah mulai mencari tempat lain karena pemerintah menyerukan pengetatan industri.

Pekan lalu, hampir semua mata uang kripto berjatuhan setelah pemerintah Korea Selatan berencana melarang dan menutup semua bursa mata uang kripto.

Menurut CoinDesk, kemarin harga Bitcoin melonjak 4,78% dan diperdagangkan di harga US$14.269,8 per koin.
(roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading