146 Ribu Pengusaha Manfaatkan KUR Syariah, Tersalurkan Rp14,42 T

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
14 October 2026 13:15
Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo saat menyampaikan opening remarks pada Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Tahun 2026 di Jakarta, Senin (12/10).
Foto: Humas Ekon

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah mencatat, pembiayaan alternatif melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah masih terus diminati masyarakat.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Wibowo mengatakan, realisasi penyaluran KUR Syariah telah mencapai Rp 14,42 triliun per 30 September 2026.

"Ini bagi Rp146 ribu lebih debitur atau sekitar 64% dari target," kata Dradjad dalam acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Secara kumulatif, Dradjad mengatakan, realisasi penyaluran KUR Syariah telah mencapai Rp 106 triliun ada periode 2015-2026 dengan penerima 1,65 juta debitur melalui 18 lembaga penyalur.

Pembiayaan alternatif syariah kata Dradjad bukan hanya dapat diperoleh masyarakat atau pengusaha UMKM melalui KUR, melainkan juga PT PNM.

"Secara akumulatif, sudah Rp300 triliun pembiayaan syariah yang disalurkan kepada ibu-ibu yang non-bankable. Bukan hanya non-bankable, sebagian mereka malah sebelumnya tidak punya KTP," paparnya.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Aset Keuangan Syariah Rp3.131 T, Pemerintah Andalkan Buat Ekonomi 8%


Most Popular
Features