Positif Covid-19, 10 Jamaah RI Masih Karantina di Saudi

Syariah - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
19 November 2020 11:10
Rapat Kerja Menteri Agama Fachrul Razi membahas penyelenggaraan Ibadah dan Umrah di era pandemi Covid 19 dan Evaluasi penyelenggaraan pendidikan Islam di era Pandemi Covid 19 di Komisi VIII DPR RI, Jakarta, Rabu (18/11/2020). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: Rapat Kerja Menteri Agama Fachrul Razi membahas penyelenggaraan Ibadah dan Umrah di era pandemi Covid 19 dan Evaluasi penyelenggaraan pendidikan Islam di era Pandemi Covid 19 di Komisi VIII DPR RI, Jakarta, Rabu (18/11/2020). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Agama Republik Indonesia, Fachrul Razi mengakui beberapa jemaah umrah asal Indonesia terpapar Covid-19. Ada 10 jamaah yang masih dinyatakan positif dan kini tengah dikarantina di hotel Arab Saudi.

Fachrul mengatakan bahwa hal itu terjadi pada keberangkatan gelombang pertama. Awalnya, 13 orang yang dinyatakan positif Covid-19 tapi tiga sudah negatif.


"Kedatangan jamaah umrah di Makkah terdapat 13 orang yang positif Covid-19 namun 3 diantaranya sudah kembali ke Indonesia dan 10 orang masih karantina di Saudi," tegas Fachrul Rozi saat rapat kerja bersama Komisi VIII DPRI pada Rabu (18/11/2020).

Fachrul mengatakan bahwa sebanyak 46 jamaah umrah dari rombongan 3 yang tiba di Saudi pada 8 November 2020 tidak ada positif Covid-19. Mereka saat ini tengah menjalani umrah dengan lancar.

Sementara itu, ia mengungkapkan bahwa jamaah yang masih dikarantina itu berasal dari rombongan pertama umrah Indonesia yang tiba pada 1 November 2020 di Saudi.

Karantina jamaah asal Indonesia itu berada di empat hotel berbintang, yaitu Conrad, Hilton, Hilton Suites, dan Double Tree, yang dekat dengan Masjid al-Haram.


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading