Bank Mega Syariah, Masjid Istiqlal & DOKU Rilis e-Istiqlal

Syariah - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
27 August 2020 11:09
Bank Mega Syariah

Jakarta, CNBC Indonesia - Dalam rangkaian perayaan milad ke-16, Bank Mega Syariah bersama Masjid Istiqlal bersinergi meluncurkan aplikasi e-Istiqlal yang menggunakan platform DOKU Zocial Super App.

E-Istiqlal merupakan aplikasi berbasis komunitas, di mana fitur serta konten di dalamnya ditujukan untuk mendukung berbagai aktivitas para pengguna secara online, baik yang merupakan jamaah Masjid Istiqlal maupun masyarakat secara luas.

Peluncuran aplikasi ini dilakukan di Masjid Istiqlal dan turut dihadiri oleh Komisaris Utama Bank Mega Syariah Mohammad Nuh, Chairman CT Corp Chairul Tanjung dan Menteri Agama Republik Indonesia Fachrul Razi (via zoom).

Pada kesempatan yang sama, Bank Mega Syariah juga menyerahkan bantuan berupa kendaraan operasional kepada Masjid Istiqlal.

Keunggulan utama aplikasi E-Istiqlal yang dapat dinikmati para penggunanya antara lain

a. Kanal keagamaan yang memuat konten-konten Islami, seperti jadwal salat, video kajian keislaman, kumpulan khutbah, info kegiatan, dan info masjid.

b. Layanan fintech berupa dompet digital (e-wallet) yang dapat digunakan untuk bertransaksi online, mulai dari belanja online, bayar tagihan dan cicilan bulanan, top up pulsa/paket data, donasi, termasuk transaksi di gerai/toko dengan metode scan QRIS.

c. Timeline media sosial (social messaging) khusus di mana para jamaah Masjid Istiqlal dapat berinteraksi melalui posting konten.

d. Marketplace khusus di mana ke depannya dapat dimanfaatkan oleh para pengguna aplikasi e-Istiqlal yang ingin melakukan transaksi jual beli barang/jasa secara online (mobile commerce).

e. Kanal khusus Covid-19 yang berisi informasi terbaru seputar pandemi Covid-19 dan dilengkapi fitur EpiPath yang dapat dimanfaatkan sebagai langkah pencegahan bersama melalui deteksi dini, apakah zona terdekat dari pengguna aplikasi bebas Covid-19, melalui metode contact tracing.

Direktur Utama Bank Mega Syariah Yuwono Waluyo mengatakan, di tengah kondisi pandemi seperti saat ini, aplikasi ini hadir untuk memudahkan para penggunan yang tidak terbatas hanya dari kalangan jamaah Masjid Istiqlal namun juga seluruh masyarakat Indonesia untuk menikmati konten-konten Islami khas Masjid Istiqlal sekaligus menikmati kemudahan layanan digital untuk berkegiatan sehari-hari.

"Terima kasih kepada Masjid Istiqlal yang telah mempercayai kami dalam pengembangan aplikasi e-Istiqlal. Sebuah kebanggan bagi Bank Mega Syariah dapat bersinergi dengan masjid terbesar di Indonesia," ujar Yuwono.

"Di tengah pembatasan-pembatasan sosial dalam penerapan protokol Covid-19 tentunya diperlukan sebuah inovasi digital untuk menunjang kelancaran jamaah dalam beribadah. Fitur-fitur pada aplikasi ini akan memudahkan para jamaah dalam beribadah hingga dapat membantu pemberdayaan ekonomi umat melalui fitur mobile commerce yang sedang dikembangkan," lanjutnya.

Bank Mega SyariahFoto: Peluncuran aplikasi e-istiqlal (Dokumentasi Bank Mega Syariah)



Chief of Business Bank Mega Syariah Denny Karim berharap, dengan berhasil diluncurkannya aplikasi e-Istiqlal ini, seluruh masjid di Indonesia dapat ikut mengadopsi penggunaan aplikasi ini.

"Kami sangat membuka kesempatan kepada masjid-masjid yang ingin bersinergi dengan Bank Mega Syariah untuk dapat mengembangkan aplikasi yang sama untuk memudahkan pengelolaan keuangan dan komunitas di setiap masjid," kata Denny.

Chief Operating Officer DOKU Nabilah Alsagoff menyampaikan, pemanfaatan aplikasi komunitas keagamaan yang diperkaya dengan fitur-fitur penunjang aktivitas sosial secara online akan mempermudah para jamaah Masjid Istiqlal dalam menikmati konten terkini serta tetap terhubung satu sama lain. Selain itu dukungan fitur dompet digital dalam aplikasi e-Istiqlal akan semakin meningkatkan use case (kegunaan) aplikasi ini, di mana beragam transaksi online dapat dilakukan via smartphone masing-masing.

"Kami memandang sinergi yang dilakukan antara Masjid Istiqlal, Bank Mega Syariah melalui platform DOKU Zocial Super App sebagai strategi digitalisasi tepat guna yang bermanfaat dan akan memberikan pengalaman berinteraksi yang baru bagi para jamaah Masjid Istiqlal," ujar Nabilah.

Sementara itu, Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar menyatakan, seiring berkembangnya zaman, Masjid Istiqlal juga mempersiapkan diri menjadi kiblat percontohan masjid masa kini yang berbasis e-mosque. Aplikasi ini akan sangat bermanfaat karena memudahkan bagi jamaah dan pengelola masjid dalam mengatur alur zakat, infak, dan sedekah serta memasifkan berbagai kegiatan Masjid Istiqlal.

"Kami memilih Bank Mega Syariah sebagai partner kami karena kami yakin Bank Mega Syariah dapat mengemban amanah jamaah dan pengelola masjid Istiqlal dengan terorganisir. Saya berterima kasih kepada DOKU karena sudah bekerja sama dengan Bank Mega Syariah mewujudkan aplikasi yang sangat memudahkan untuk kita semua," ujar Nasaruddin.

"Mudah-mudahan masjid lain dapat mengakses pusat informasi yang ada di Masjid Istiqlal, bagi kami Istiqlal tidak boleh menjadi menara gading yang asik dengan dirinya sendiri, namun fungsi istiqlal ingin membantu masjid masjid yang lain," lanjutnya.

Tidak berhenti di e-Istiqlal, Bank Mega Syariah juga turut mengembangkan aplikasi-aplikasi lain yang ditujukan untuk berbagai institusi. Salah satunya adalah aplikasi digital pendidikan untuk Universitas Islam Negeri Jakarta yang akan segera diluncurkan dalam waktu dekat.

Hal itu merupakan perwujudan keseriusan Bank Mega Syariah dalam meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah dengan melakukan digitalisasi dan penggunaan teknologi pada produk dan layanan yang dimiliki.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading