Ekonomi RI Tumbuh 5,47% di Kuartal III-2026, Tertinggi Sejak Kapan?
Jakarta, CNBC Indonesia - Ekonomi Indonesia melonjak pada kuartal III-2026.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan produk domestik bruto (PDB) Indonesia tumbuh 5,47% secara tahunan(year-on-year/yoy) pada kuartal III-2026.
Pertumbuhan tersebut merupakan yang tertinggi sejak kuartal I-2026 yang mencapai 5,61%.
Angka ini juga lebih tinggi dibandingkan kuartal II-2026 (5,29%).
Secara nilai, Produk Domestik Bruto (PB) pada kuartal III-2026 mencapai Rp 6.060,4 triliun atas harga berlaku sementara dari nilai konstan sebesar Rp 3.444,9.
Realisasi tersebut juga melampaui konsensus ekonom yang dihimpun CNBC Indonesia dari 14 lembaga/institusi. Konsensus memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh 5,2% (yoy) pada kuartal II-2026.
Secara kuartalan, ekonomi Indonesia tumbuh 1,59%, lebih rendah dibandingkan 3,73% dibandingkan pada kuartal II-2026.
Pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2026 masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga. Belanja masyarakat tetap menjadi salah satu penggerak utama perekonomian nasional.
Konsumsi rumah tangga dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) menjadi penopang utama perekonomian pada Triwulan III-2026, dengan total kontribusi mencapai 82,78%.
Sementara itu, konsumsi pemerintah mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 8,95% secara tahunan (yoy), didorong oleh peningkatan realisasi belanja pegawai serta belanja barang dan jasa.