RI Menanti Fit & Proper Test Bos BI, Kabar Genting Datang dari Amerika
- IHSG, rupiah hingga pasar obligasi kompak melemah pada perdagangan Senin sebelum libur Maulid Nabi.
- Wall Street berakhir di zona hijau menyusul melandainya imbal hasil US Treasury
- Uji kelayakan calon Gubernur BI, perkembangan bursa mineral OJK, serta rilis inflasi dan pertumbuhan ekonomi AS akan menjadi penggerak pasar hari ini.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Indonesia kompak melemah pada perdagangan Senin (24/8/2026), sebelum libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW pada Selasa.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah berakhir di zona merah. Tekanan juga terjadi di pasar obligasi pemerintah yang ditandai dengan kenaikan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN).
Bursa saham dan rupiah diharapkan kompak menguat pada hari ini. Selengkapnya mengenai proyeksi pasar keuangan hari ini, Rabu (25/8/2026) dapat dibaca pada halaman tiga artikel ini.
IHSG ditutup melemah 0,37% atau 24,02 poin ke level 6.501,67 pada perdagangan Senin. Indeks berbalik arah setelah pada akhir pekan lalu kembali menembus level psikologis 6.500.
IHSG sebelumnya membuka perdagangan di level 6.544. Sepanjang perdagangan, indeks sempat mencapai posisi tertinggi 6.551 dan menyentuh titik terendah 6.474.
(evw/evw)