Newsletter

Awas! Drama Review MSCI Kembali Guncang IHSG, Rupiah Dihantam Kabar AS

Gelson Kurniawan, CNBC Indonesia
Rabu, 12/08/2026 06:27 WIB
Foto: Logo MSCI
  • Pasar keuangan RI ditutup kompak melemah baik Rupiah, IHSG, maupun SBN.
  • Wall Street ambruk beramaah
  • Inflasi AS, pembatasan Pertalite dan rebalancing MSCI Agustus menjadi penggerak utama pasar hari ini.

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan dalam negeri ditutup kompak di zona pelemahan. Bursa saham, surat berharga negara (SBN) dan rupiah melemah di tengah sentimen rebalancing MSCI dan ketidakpastian geopolitik masih menjadi ancam terbesar bagi pasar keuangan Indonesia.

Pasar keuangan Indonesia diperkirakan akan sedikit lebih lega walaupun masih akan menghadapi tantangan pada hari ini terutama karena perang yang belum menemukan titik terangnya.

Selengkapnya mengenai proyeksi pasar hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di zona merah pada perdagangan kemarin, Selasa (11/8/2026). IHSG tertekan dan sempat turun lebih dari 2% pada perdagangan intraday sesi kedua.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia pada penutupan sesi II, IHSG turun 97,49 poin atau 1,53% ke posisi 6.267,88. IHSG dibuka di level 6.383,81. Sepanjang perdagangan kemarin, indeks bergerak di rentang 6.230 hingga 6.388.

 

Tekanan terhadap IHSG tercermin dari mayoritas saham yang bergerak turun. Sebanyak 148 saham menguat, 567 saham melemah, dan 248 saham stagnan.

Total volume perdagangan mencapai 34,01 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp 14,48 triliun. Sementara frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2,16 juta kali.

Pada perdagangan kemarin, terpantau asing membukukan net foreign outflow sebesar Rp 687,84 miliar di all market dan mencatatkan net foreign sell di pasar reguler sebesar Rp 279,98 miliar.

Sehingga apabila data ditarik secara year-to-date bursa saham mengalami net foreign outflow sebesar Rp 71,15 triliun di all market dan Rp 95,65 triliun di reguler market.


(gls/gls)
Pages