MARKET DATA
Newsletter

Angin Segar untuk IHSG-Rupiah! Minyak Anjlok, KSSK-Danantara Diperkuat

Emanuella Bungasmara Ega Tirta,  CNBC Indonesia
28 July 2026 06:24
Trader Timothy Nick works in his booth on the floor of the New York Stock Exchange, Thursday, Jan. 9, 2020. Stocks are opening broadly higher on Wall Street as traders welcome news that China's top trade official will head to Washington next week to
Foto: Ilustrasi Trading (Stok Market)

Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Senin atau Selasa dini hari waktu Indonesia. Bursa beragam di tengah tekanan pada saham-saham semikonduktor yang mulai memangkas pelemahan, sementara harga minyak anjlok.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 262,83 poin atau 0,51% ke level 52.210,08. S&P 500 menguat tipis 0,02% ke 7.413,18, sedangkan Nasdaq Composite turun 0,18% ke 24.932,08.

Saham-saham semikonduktor bergerak melemah secara luas, meski berhasil memangkas penurunan dari level terendah intraday.

ETF VanEck Semiconductor (SMH) turun lebih dari 2%, memperpanjang pelemahan pada Jumat lalu. AMD dan Teradyne masing-masing anjlok 5% dan 4%, menjadi penekan terbesar, sementara Micron Technology turun sekitar 2%.

 

Sebelumnya, saham produsen chip sempat menguat setelah perusahaan chip asal China, CXMT, mencatatkan IPO yang sangat sukses di Bursa Shanghai pada Senin.

Namun, menurut Thomas Martin, Senior Portfolio Manager sekaligus Partner di Globalt Investments, masih terdapat ketidakpastian besar terkait perusahaan-perusahaan China.

"Masih banyak ketidakpastian mengenai apa yang terjadi pada perusahaan-perusahaan China. Persaingan sangat ketat dan perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat di pasar yang kompetitif," ujar Martin kepada CNBC International.

Sentimen pasar semakin tertekan setelah The Information melaporkan, China mulai mengembangkan mesin deep ultraviolet (DUV) lithography, teknologi yang digunakan dalam produksi semikonduktor. Laporan ini semakin membebani saham-saham sektor chip.

 

Saham ASML, perusahaan Belanda yang menjadi pemain dominan di teknologi tersebut, jatuh hampir 6% setelah laporan tersebut dirilis.

Selain itu, investor juga mulai merombak portofolio mereka di tengah tanda-tanda mulai meredanya euforia kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), terutama karena indeks saham masih berada di bawah rekor tertinggi yang dicapai pada akhir Juni.

Pada perdagangan kali ini, sektor communication services dan consumer staples menjadi sektor dengan kinerja terbaik.

"Saat ini ketidakpastian di sektor teknologi sangat besar. Investor masih mencari arah dan mempertimbangkan apakah perlu memindahkan sebagian dana mereka ke sektor lain," ujar Martin.

Harga minyak anjlok

Harga minyak dunia merosot setelah Amerika Serikat dan Iran menghentikan sementara aksi saling serang.

Kontrak minyak mentah Brent untuk pengiriman September turun 8,7% menjadi US$88,36 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 7,5% dan ditutup di US$82,61 per barel.

Pasar menanti laporan keuangan raksasa teknologi dan keputusan The Fed

Pekan ini diperkirakan menjadi periode yang krusial bagi pasar saham AS. Investor akan mencermati laporan keuangan sejumlah raksasa teknologi, yakni Amazon, Apple, Meta Platforms, dan Microsoft.

 

Hasil kinerja keempat perusahaan tersebut akan menjadi penentu apakah kekhawatiran investor terhadap besarnya belanja AI akan mereda atau justru semakin meningkat, menyusul laporan keuangan Alphabet yang mengecewakan pekan lalu.

Kinerja mereka juga akan berdampak langsung pada prospek perusahaan-perusahaan semikonduktor yang menjadi penerima manfaat utama dari lonjakan investasi AI.

Di sisi lain, perhatian pasar juga tertuju pada keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang akan diumumkan pada Rabu.

Konsensus pasar masih memperkirakan bank sentral AS akan menaikkan suku bunga pada September.

Namun, berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar juga mulai memperhitungkan peluang yang cukup besar bahwa The Fed dapat menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin lebih cepat, yakni pada pertemuan pekan ini.

(emb/emb) Add logo_svg as a preferred
source on Google


Most Popular
Features