MARKET DATA

Ini Daftar Terbaru 11 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK di 2026

mae,  CNBC Indonesia
21 July 2026 15:30
Massa buruh menggelar aksi demonstrasi di depan gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis, (22/5/2025). Aksi tersebut menuntut kasus dugaan suap Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) diusut tuntas. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki
Foto: Massa buruh menggelar aksi demonstrasi di depan gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis, (22/5/2025). Aksi tersebut menuntut kasus dugaan suap Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) diusut tuntas. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat daerah. Penangkapan ini menambah daftar pemimpin daerah yang terjerat OTT tahunini.

KPK mengamankan 19 orang dalam operasi OTT di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Senin (20/7/2026).

Salah satu yang diamankan adalah Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini (LAZ), yang diduga terlibat dalam kasus suap atau fee proyek pengadaan di lingkungan pemerintah daerah.

Dari 19 orang tersebut, tujuh dibawa ke Jakarta, terdiri dari bupati, Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP), satu pihak swasta, serta tiga ajudan dan sopir bupati. KPK juga mengamankan satu pihak swasta di Jakarta, sehingga total delapan orang masih menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.

Dengan penangkapan Bupati Lombok Barat maka jumlah kepala daerah tingkat kabupaten/kota yang tersandung kasus korupsi sepanjang 2026 terus bertambah.

Sepanjang 2026 hingga 20 Juli 2026 sedikitnya terdapat 11 bupati dan wali kota yang telah diamankan atau ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Berikut daftarnya:

(mae/mae) Add logo_svg as a preferred
source on Google



Most Popular