BEI Rilis Daftar Saham HSC, Akhirnya Kabar Baik Datang dari AS & China
- Pasar keuangan RI ditutup beragam IHSG dan Rupiah menguat sementara SBN melemah.
- Wall Street kompak menguat di tengah melandainya inflasi AS
- Hasil Inflasi AS, Rilis data PDB China, testimoni Warsh, dan SULNI menjadi penggerak utama pasar hari ini.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan dalam negeri ditutup beragam. bursa saham dan rupiah menguat sementara harga Surat Berharga Negara (SBN) turun.
Pasar keuangan Indonesia diperkirakan akan kembali menghadapi tantangan pada hari didorong oleh masih banyak pengumuman penting pada hari ini yang patut diwaspadai dan sentimen perang yang kian memanas.
Selengkapnya mengenai proyeksi pasar hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup nyaris tidak bergerak pada perdagangan kemarin, Selasa (14/7/2026).
IHSG masih bergerak dengan volatilitas tinggi kemarin. Setelah melonjak 1,92% pada akhir perdagangan kemarin, IHSG sempat mengawali perdagangan di zona merah.
Pada perdagangan intraday, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 6.95,02, tetapi tidak mampu bertahan sebelum akhirnya memangkas penguatan dan kembali nyaris ke level perdagangan sebelumnya.
Nilai dan volume transaksi hari melonjak cukup tinggi dibandingkan dengan rata-rata perdagangan hari-hari sebelumnya. Nilai transaksi mencapai Rp16,83 triliun, melibatkan 37,59 miliar saham dalam 2,81 juta kali transaksi.
Pada pekan lalu rata-rata nilai transaksi harian hanya Rp 10,27 triliun. Volume transaksi tercatat 20,49 miliar saham.
Pasar juga tercatat menutup perdagangan masih dalam posisi net foreign outflow pada sesi perdagangan kemarin sebesar Rp 830,34 miliar mengindikasikan net foreign outflow secara year to date sebesar Rp 77,42 triliun.
(gls/gls) Add
source on Google