Newsletter

Siap-Siap! 10 'Bom Waktu' Kepung RI Pekan Ini, Inflasi-Pidato The Fed

Emanuella Bungasmara Ega Tirta, CNBC Indonesia
Senin, 29/06/2026 06:20 WIB
Foto: Pengunjung menukar uang di tempat penukaran uang di Money Changer Ayu Masagung kawasan Kwitang, Jakarta, Rabu, (3/6/2026). Nilai tukar rupiah kembali tertekan hingga menembus level Rp17.926 per dolar Amerika Serikat (AS) hari ini. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
  • Pasar keuangan Indonesia ditutup beragam pekan lalu, IHSG melemah sementara rupiah menguat
  • Wall Street melemah di tengah kekhawatiran baru mengenai perang Iran
  • Data manufaktur dan inflasi dalam negeri serta beragam data luar negeri akan menjadi penggerak pasar hari ini dan satu pekan ke depan.

Jakarta, CNBC Indonesia- Pasar keuangan dalam negeri ditutup beragam pada akhir pekan lalu. IHSG melemah sementara rupiah menguat tipis.

Pasar keuangan Indonesia diharapkan kompak menguat pada hari ini. Selengkapnya mengenai proyeksi sentimen pasar hari ini dan satu pekan ke depan bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Jumat (26/6/2026), terkoreksi 1,72% atau 103 poin ke level 5.896,13 setelah sempat dibuka menguat dan menyentuh level tertinggi 6.045.

Tekanan jual mendominasi pasar dengan 562 saham turun, hanya 123 saham naik, sementara nilai transaksi mencapai Rp12,73 triliun.

Pelemahan terdalam terjadi pada sektor utilitas, barang baku, konsumer non-primer, serta properti.


(emb/emb) Add as a preferred
source on Google
Pages