Perang Mereda: Jepang, China & The Fed Malah Bikin RI Ketar-Ketir
- Pasar keuangan RI ditutup kompak pada leveol penguatan baik IHSG, Rupiah, maupun imbal hasil SBN.
- Wall Street berakhir beragam, Dow Jones rekor
- Dampak kenaikan suku bunga BoJ, Penjualan Ritel AS, dan RDG hari pertama dan rapat The Fed menjadi penggerak utama pasar hari ini.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan dalam negeri ditutup kompak menguat pada perdagangan kemarin Senin (15/6/2026). Bursa saham hingga mata uang dan Surat Berharga Negara (SBN) ditutup menguat setelah bertubi-tubi mengalami pelemahan pada beberapa minggu terakhir
Pasar keuangan Indonesia diperkirakan akan masih melanjutkan penguatannya pada hari ini dan sepanjang pekan ini di tengah banyaknya pengumuman penting pekan ini. Selengkapnya mengenai proyeksi pasar hari ini dan satu pekan ke depan bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Senin (15/6/2026) dengan kenaikan tajam, didorong oleh penguatan saham-saham perbankan berkapitalisasi besar.
IHSG ditutup menguat 247,31 poin atau 4,12% ke level 6.254,97. Sepanjang perdagangan, indeks sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.345,80 sebelum memangkas penguatan pada sesi 2.
Nilai transaksi mencapai Rp30,06 triliun dengan volume perdagangan 50,11 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 3,19 juta kali. Sebanyak 633 saham menguat, 133 saham melemah, dan 193 saham bergerak stagnan.
(gls/gls) Add
source on Google