Newsletter

Banyak Kebijakan & Aturan Baru di Juni, Bisakah IHSG & Rupiah Bangkit?

Emanuella Bungasmara Ega Tirta, CNBC Indonesia
Selasa, 02/06/2026 06:25 WIB
Foto: Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya menyampaikan keterangan dengan kunjungan kenegaraan yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto di Instagram Sekretariat Kabinet. (Tangkapan Layar Instagram/sekretariat.kabinet)
  • Pasar keuangan Indonesia kompak melemah pada perdagangan terakhir pekan lalu
  • Wall Street pesta di tengah melonjaknya saham teknologi
  • Perkembangan perang dan data ekonomi akan menjadi penggerak pasar hari ini dan sepanjang pekan ke depan

Jakarta, CNBC Indonesia- Pasar keuangan dalam negeri kompak ditutup melemah pada perdagangan pekan lalu. Bursa saham dan rupiah sama-sama ambruk.

Pasar keuangan Indonesia diharapkan bangkit mulai Juni ini atau awal pekan ini. Selengkapnya mengenai proyeksi pasar keuangan Indonesia hari ini dan sepanjang pekan ke depan bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah pada penutupan perdagangan Jumat (29/5/2026) setelah sempat melesat pada sesi pertama.

IHSG yang sempat naik 87,69 poin atau 1,43% ke level 6.217,88 akhirnya ditutup melemah tipis 2,8 poin atau 0,05% ke posisi 6.127,38.

Koreksi tersebut memperpanjang pelemahan yang sudah terjadi sejak perdagangan sebelum libur Idul Adha.

Aktivitas perdagangan pada Jumat berlangsung sangat ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp50,15 triliun, volume 47,21 miliar saham, dan frekuensi 2,38 juta kali transaksi, menjadikannya salah satu yang terbesar dalam sejarah Bursa Efek Indonesia.


(emb/emb) Add as a preferred
source on Google
Pages