20 Negara Primadona Investor Asing, Ada RI!
Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan meningkatnya tensi geopolitik, Amerika Serikat (AS) masih mempertahankan posisinya sebagai tujuan utama investasi asing dunia pada 2024.
Data terbaru UN Trade and Development (UNCTAD) menunjukkan Amerika Serikat menjadi negara penerima foreign direct investment (FDI) terbesar dengan nilai mencapai hampir US$279 miliar atau sekitar Rp 4.940 triliun (US$1= Rp 17.700) sepanjang tahun lalu, tertinggi dibanding negara lainnya.
Besarnya pasar domestik, dominasi sektor teknologi, hingga belanja infrastruktur pemerintah menjadi faktor utama yang menjaga daya tarik investasi AS di tengah perlambatan ekonomi global.
Setelah Amerika Serikat, Singapura menempati posisi kedua dengan arus investasi asing mencapai sekitar US$143 miliar. Hong Kong berada di posisi ketiga dengan US$126 miliar, disusul China sebesar US$116 miliar.
Meski memiliki wilayah kecil, Singapura dan Hong Kong tetap menjadi pusat keuangan utama Asia yang berfungsi sebagai gerbang investasi internasional.
Luxembourg juga masuk jajaran lima besar dunia berkat perannya sebagai pusat keuangan global dan lokasi berbagai perusahaan investasi internasional.
Indonesia Masuk 20 Besar Dunia
Indonesia berhasil menempati posisi ke-17 dunia dengan total foreign direct investment atau investasi langsung sekitar US$24 miliar sepanjang 2024.
Capaian tersebut membuat Indonesia unggul dibanding beberapa negara Asia Tenggara lain seperti Thailand dan Malaysia.
Masuknya investasi asing ke Indonesia dinilai didorong oleh program hilirisasi sumber daya alam, pembangunan industri kendaraan listrik, serta pertumbuhan ekonomi digital yang terus berkembang.
Selain itu, relokasi rantai pasok global dari China ke negara berkembang Asia juga menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk menarik investasi manufaktur baru.
Meski demikian, sejumlah tantangan masih menjadi perhatian investor, mulai dari kepastian regulasi, birokrasi, hingga kualitas infrastruktur dan tenaga kerja
(mae/mae) Add
source on Google