Bersiaplah: Prabowo Paparkan 'Calon' APBN 2027, BI Rate Naik Hari Ini?
- Pasar keuangan Indonesia masih tertekan, IHSG ambruk ke level terendah setahun dan rupiah kembali cetak all time low.
- Wall Street ambruk berjamaaah di tengah lonjaknya imbal hasil obligasi 30 tahun
- RDG BI, kebijakan pemerintah hingga data ekonomi akan menjadi penggerak pasar hari ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Indonesia kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Selasa (19/5/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk, rupiah kembali mencetak level penutupan terlemah sepanjang sejarah, sementara yield Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun mulai melandai.
Volatilitas di pasar keuangan Tanah Air diperkirakan masih akan mewarnai perdagangan hari ini, Rabu (20/5/2026). Selengkapnya mengenai proyeksi pasar hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.
IHSG ditutup di level 6.370,68 pada perdagangan Selasa kemarin. Indeks ambles 228,56 poin atau turun 3,46%. Posisi tersebut menjadi level terendah IHSG dalam satu tahun terakhir.
Sepanjang perdagangan, sebanyak 647 saham berakhir di zona merah. Hanya 117 saham yang menguat, sementara 195 saham stagnan.
Aktivitas transaksi terbilang ramai. Nilai transaksi mencapai Rp25,71 triliun, dengan 43,29 miliar saham berpindah tangan dalam 2,77 juta kali transaksi.
Sementara itu, investor asing tercatat melakukan aksi beli atau net buy sebesar Rp260,1 miliar.
(evw/evw) Add
source on Google