MARKET DATA

Harga Emas Ambles 2 Hari Beruntun, Inflasi AS Jadi Biang Kerok!

Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia
14 May 2026 08:15
Update pergerakan Harga Perak dalam setahun
Foto: Infografis/ Harga Perak/ Edward Ricardo

Berbeda dengan emas yang masih dibayangi tekanan inflasi dan suku bunga, harga perak dalam beberapa hari terakhir justru masih menunjukkan reli kuat.

harga perak pada perdagangan Rabu (13/5/2026) ditutup di US$ 87,98 per troy ons atau melesat 1,66%. Kenaikan ini melanjutkan penguatan pada Selasa (12/5/2026), ketika perak naik 0,53% ke US$ 86,54 per troy ons.

Dalam enam hari perdagangan terakhir, harga perak sudah melonjak sekitar 20,81%.

Namun, harga perak terkoreksi tipis pada pagi ini. Pada Kamis (14/5/2026) pukul 06.15 WIB, harga perak berada di US$ 87,64 per troy ons atau melemah 0,38%.

Kenaikan perak dalam beberapa waktu terakhir ditopang oleh ekspektasi defisit pasokan yang semakin melebar di tengah meningkatnya permintaan fisik. Analis SP Angel menyebut harga perak melonjak karena pasar memperkirakan defisit pasokan akan semakin besar.

Permintaan industri yang terus meningkat juga ikut menopang prospek perak. Logam putih ini masih menjadi komponen penting dalam produksi panel surya, elektronik, hingga suku cadang otomotif.

Selain itu, kenaikan harga minyak juga dapat mendorong permintaan kendaraan listrik. Kondisi ini berpotensi meningkatkan kebutuhan perak untuk panel surya dan teknologi energi terbarukan lainnya.

 

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(evw/evw) Add logo_svg as a preferred
source on Google




Most Popular
Features