Harga Minyak Meledak Lagi, Dunia Menunggu 2 Kabar Genting dari Amerika
- Pasar keuangan Indonesia ditutup kompak melemah baik Rupiah, IHSG, maupun SBN
- Wall Street ambruk lagi di tengah tekanan harga minyak
- Rilis data PCE, JOLTs, dan kelanjutan perang di Iran menjadi penggerakan utama pasar hari ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan dalam negeri ditutup beragam pada perdagangan kemarin Kamis (12/3/2026). Bursa saham dan Rupiah turun sementara imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) naik Selasa (10/3/2026).
Pasar keuangan Indonesia diperkirakan akan masih menghadapi tekanan yang cukup berat pada hari ini walaupun potensi rebound masih mungkin terjadi akibat kinerja yang kurang baik pada beberapa hari ini di pasar keuangan Indonesia.
Selengkapnya mengenai proyeksi pasar hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,37% atau melemah 27,28 poin ke level 7.362,12 pada akhir perdagangan sesi kedua kemarin, Kamis (12/3/2026).
Sebanyak 211 saham naik, 461 turun, dan 149 lainnya tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 13,38 triliun melibatkan 26,81 miliar saham dalam 1,61 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun turun jadi Rp 13.150 triliun
Mayoritas sektor perdagangan melemah dengan koreksi paling dalam dicatatkan oleh sektor infrastruktur, properti dan konsumer non primer. Adapun hanya sektor teknologi dan finansial yang menguat kemarin.
(gls/gls) Add
source on Google