Newsletter

Harga Minyak Melunak Tapi Tekanan Global Masih Kuat, Semoga IHSG Kuat

Gelson Kurniawan, CNBC Indonesia
Selasa, 10/03/2026 06:25 WIB
Foto: Infografis/ Saham
  • Pasar keuangan Indonesia ditutup kompak melemah baik Rupiah, IHSG, maupun imbal hasil SBN.
  • Wall Street akhirnya bangkit setelah terpuruk
  • Kelanjutan perang di Iran dan rilis penjualan eceran Indonesia menjadi penggerak pasar hari ini.

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan dalam negeri ditutup beragam pada perdagangan kemarin Senin (9/3/2026). Bursa saham turun, rupiah dan SBN mengalami lonjakan pada perdagangan kemarin.

Pasar keuangan Indonesia diperkirakan akan masih menghadapi tekanan yang cukup berat pada hari ini walaupun potensi rebound masih mungkin terjadi akibat kinerja yang kurang baik pada beberapa hari ini di pasar keuangan Indonesia.

Selengkapnya mengenai proyeksi pasar hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada perdagangan kemarin, Senin (9/3/2026). IHSG terpantau sempat menyentuh level terendah minus -5,2% ke level 7.156, namun memangkas koreksi menjadi -3,27% atau anjlok 248 poin ke level 7.337,37.

Sebanyak 708 saham turun, 68 naik, dan 41 tidak bergerak yang menandakan tingginya aksi jual di pasar saham domestik.

Adapun nilai transaksi mencapai Rp 23,77 triliun yang melibatkan 46,64 miliar saham dalam 1,62,471 juta kali transaksi.

Seluruh sektor perdagangan melemah, dengan koreksi paling dalam dicatatkan oleh sektor infrastruktur dan industri. Kendati merah, asing justru mencatat net buy sebesar Rp 1,1 triliun kemarin. 


(gls/gls) Add as a preferred
source on Google
Pages