Iran-AS Panas, Harga Minyak Membara! RI Menanti Data Genting Hari Ini
- Pasar keuangan Indonesia ditutup beragam kemarin, IHSG melemah sementara rupiah menguat tipis
- Wall Street ambruk karena investor mencermati meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran
- Data transaksi berjalan, keputusan BI dan perkembangan di Amerika akan menjadi penggerak pasar Indonesia
Jakarta, CNBC Indonesia - Pergerakan pasar keuangan RI ditutup beragam pada perdagangan kemarin Kamis (19/2/2026). Pasar saham terkoreksi sementara rupiah menguat tipis.
Pasar keuangan Indonesia diharapkan kompak menguat pada hari ini. Selengkapnya mengenai pergerakan pasar hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin terpantau turun 35,29 poin atau turun 0,42% ke level 8.274,94.
Sebanyak 412 saham turun, 309 naik, dan 237 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 21,46 triliun, melibatkan 43,13 miliar saham dalam 2,82 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun turun menjadi Rp 14.983 triliun.
IHSG pada awal pembukaan kemarin sempat berada di zona hijau. Indeks sempat menyentuh level tertinggi di 8.376,2. Akan tetapi menjelang akhir sesi 1, IHSG terkoreksi hingga akhirnya bertahan di zona merah hingga akhir perdagangan.
(saw/saw)