Beda Nasib: 3 Sektor Ini Tertawa Bahagia, Pertambangan Menangis
Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah sektor mencatat pertumbuhan kencang sepanjang 2025. Kelompok jasa menjadi salah satu penopang utama, terutama Jasa Lainnya, Jasa Perusahaan, serta Transportasi dan Pergudangan.
Badan Pusat Statistik (BPS) pada Kamis (5/2/2026)melaporkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal IV-2025 tumbuh 5,39% secara tahunan (year-on-year/yoy) dan 0,86% secara kuartalan (quarter-on-quarter/qoq). Dengan capaian tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 mencapai 5,11%.
Sepanjang 2025, sektor dengan pertumbuhan tertinggi adalah Jasa Lainnya yang tumbuh 9,93% yoy.
Berikutnya Jasa Perusahaan dengan pertumbuhan 9,10% yoy dan Transportasi dan Pergudangan yang tumbuh 8,78% yoy. Kinerja ini menegaskan ekonomi berbasis jasa masih menjadi penopang penting sepanjang tahun, terutama pada sektor-sektor yang terkait mobilitas, layanan, dan aktivitas bisnis.
Namun, sepanjang 2025 juga tercatat sektor yang mengalami kontraksi, yaitu Pertambangan dan Penggalian yang turun 0,66% secara tahunan.
Sementara itu pada kuartal IV-2025, pertumbuhan sektoral paling kencang datang dari Transportasi dan Pergudangan yang tumbuh 8,98% secara tahunan.
Di bawahnya ada Jasa Lainnya dengan pertumbuhan 8,71% yoy serta sektor Informasi dan Komunikasi yang naik 8,09% yoy. Laju tinggi di tiga sektor ini menunjukkan aktivitas mobilitas dan konsumsi jasa masih kuat di penghujung tahun.
Di sisi lain, masih ada sektor yang mengalami kontraksi, yakni Pertambangan dan Penggalian yang turun 1,31% yoy serta Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang yang turun 0,51% yoy.
CNBC INDONESIA RESEARCH
(evw/evw)