Newsletter

Tegang! Dunia Menunggu The Fed, Dolar Kolaps ke Titik Terendah 4 Tahun

Elvan Widyatama, CNBC Indonesia
Rabu, 28/01/2026 06:25 WIB
Foto: Pembukaan bursa saham di Bursa Efek Indonesia, Jumat (2/1/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
  • Pasar keuangan Tanah Air ditutup beragam. IHSG hingga rupiah menguat, namun obligasi justru mengalami aksi jual
  • Wall Street mayoritas menguat, S&P rekor
  • Keputusan Suku Bunga The Fed hingga arah kebijakan stabilitas sistem keuangan dan nilai tukar akan menggerakan pasar hari ini.

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Tanah Air ditutup beragam pada perdagangan kemarin, Selasa (27/1/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat, seiring penguatan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), namun pasar obligasi justru mengalami aksi jual.

Pasar keuangan Indonesia diharapkan mampu bergerak positif pada perdagangan hari ini, Rabu (28/1/2026). Selengkapnya mengenai proyeksi sentimen hari ini dapat dibaca pada halaman 3 artikel ini.

Pada perdagangan kemarin, Selasa (27/1/2026), IHSG kembali berhasil menguat namun cukup tipis 0,05% ke level 8.980,23 atau naik 4,89 poin. IHSG berhasil balik arah setelah seharian bergerak di zona koreksi. Setelah sempat turun 1,13% pada sepuluh menit pertama perdagangan.

Sebanyak 441 saham turun, 232 naik, dan 130 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 15,11 triliun, melibatkan 33,24 miliar saham dalam 2,08 juta kali transaksi.

Adapun, investor asing tercatat melakukan aksi jual (net outflow) hingga Rp1,61 triliun.




(evw/evw)
Pages