Tekanan Berlanjut: China & AS Umumkan Kabar Krusial Hari Ini
Dari pasar saham AS, bursa Wall Street ditutup beragam pada perdagangan Kamis atau Jumat dini hari waktu Indonesia.
Indeks Dow Jones Industrial Average yang beranggotakan 30 saham naik 270,03 poin atau 0,55% dan ditutup di level 49.266,11. S&P 500 menanjak 0,01% dan ditutup di 6.921,46. Dari 11 sektor dalam S&P 500, sektor teknologi informasi menjadi yang tertinggal dengan penurunan lebih dari 1%.
Sebaliknya, indeks Nasdaq yang sarat saham teknologi turun 0,44% dan berakhir di 23.480,02.
Saham favorit kecerdasan buatan (AI) Nvidia termasuk yang dilepas investor, ditutup turun lebih dari 2%. Saham AI lainnya, Oracle, terkoreksi hampir 2%. Saham pembuat iPhone, Apple, juga melemah dan mencatatkan hari ketujuh berturut-turut berada di zona merah.
Meski demikian, Rob Haworth, direktur senior strategi investasi di U.S. Bank Asset Management, menilai teknologi dan AI akan tetap menjadi tema penting pada 2026.
Namun, menurutnya, status perdagangan tersebut sebagai pendorong kenaikan akan bergantung pada apakah mulai muncul penggunaan nyata (use cases) dan di sektor apa saja.
"Kami melihat tanda-tanda awalnya di sektor kesehatan. Ketika kami memikirkan robotika, asuransi, diagnostik, semua jenis perusahaan ini akan menjadi penerima manfaat awal. Di situlah kami melihat cerita pertumbuhannya." Ujar Haworth, dikutip dari CNBC.
Haworth menambahkan bahwa kinerja pasar perlu meluas ke sektor lain, dengan menyebut industri dan keuangan sebagai dua area kunci yang perlu dicermati.
"Cerita di sektor-sektor itu mulai terlihat lebih baik tahun ini, dan saya pikir itu akan menjadi kunci agar reli ini berlanjut," katanya.
Saham-saham pertahanan menjadi sorotan positif pada hari itu, setelah Presiden Donald Trump menyerukan anggaran pertahanan sebesar US$1,5 triliun pada 2027, sebuah lonjakan besar dari US$901 miliar yang disetujui Kongres untuk 2026.
Saham Northrop Grumman melonjak lebih dari 2%, sementara Lockheed Martin menguat lebih dari 4%. Selain itu, RTX naik hampir 1%, dan Kratos Defense melesat hampir 14%.
S&P 500 dan Dow mengakhiri sesi Rabu di zona merah setelah sempat menyentuh rekor tertinggi baru sepanjang masa. Pelemahan tersebut terjadi ketika harga minyak mentah merosot usai Trump menyatakan bahwa otoritas sementara di Venezuela akan menyerahkan hingga 50 juta barel minyak ke Amerika Serikat, memicu kekhawatiran akan bertambahnya pasokan minyak.
(emb/emb)