China Shock 2.0: Ubah Trade Diversion Jadi Mesin Industrialisasi RI Indonesia harus memanfaatkan peluang dan risiko dari perubahan ini untuk industrialisasi. Setiawan Budi Utomo
Mengakhiri Paradoks Talenta Keuangan Syariah Indonesia Blueprint Pengembangan Keuangan Syariah oleh OJK menyoroti pentingnya SDM. Meski aset tumbuh, kesenjangan kompetensi dan inovasi masih jadi tantangan utama. Setiawan Budi Utomo
Dari Regulasi ke Data: Babak Baru Pengawasan Aset Digital Regulasi baru OJK tentang aset digital menandai pergeseran menuju pengawasan berbasis data. Fokus pada risiko dan transparansi untuk stabilitas pasar keuangan. Setiawan Budi Utomo
Ketika E-Commerce Melambat: Saatnya Bangun Ekosistem yang Lebih Sehat! E-commerce Indonesia menghadapi tantangan baru: membangun ekosistem yang sehat di tengah perlambatan. Fokus pada nilai, profitabilitas, dan keberlanjutan. Setiawan Budi Utomo
Padel Effect: Ketika Tren Gaya Hidup Menjadi Ekonomi Berjejaring Fenomena Padel Effect di Indonesia menunjukkan transformasi ekonomi dari kepemilikan menuju pengalaman dan jejaring, menciptakan peluang baru dalam komunitas. Setiawan Budi Utomo
Dari QRIS ke KKI: Membangun Kedaulatan Infrastruktur Keuangan Digital Artikel ini membahas pentingnya kedaulatan infrastruktur keuangan digital Indonesia melalui Kartu Kredit Indonesia (KKI) dan QRIS. Setiawan Budi Utomo
Ujian Independensi Bank Indonesia Ujian independensi Bank Indonesia di tengah pencalonan Destry Damayanti sebagai gubernur BI. Fokus pada koordinasi fiskal-moneter dan tantangan kredibilitas. Setiawan Budi Utomo
Paradoks Inklusi Keuangan Syariah: Literasi Belum Jadi Partisipasi SNLIK 2026 menunjukkan literasi keuangan meningkat, namun literasi dan inklusi keuangan syariah justru menurun. Setiawan Budi Utomo
Ketika Intermediasi Keuangan Berubah Wajah Bank tetap penting, tetapi intermediasi kini lebih beragam dan terhubung. Setiawan Budi Utomo
BPKH dan Demokrasi Ekonomi: Mencari Model Sovereign Wealth Fund RI BPKH mengelola dana haji Rp200 triliun. Artikel ini membahas potensi BPKH sebagai sovereign wealth fund dan tantangan dalam pengelolaan dana jamaah. Setiawan Budi Utomo