Selat Hormuz dan Risiko Ekonomi Global serta Implikasinya bagi RI Selat Hormuz berperan penting dalam stabilitas ekonomi global. Ketegangan di jalur ini dapat memicu inflasi dan dampak signifikan bagi Indonesia. Setiawan Budi Utomo
Mengukur Kesejahteraan dalam Penetapan Nisab Zakat & Kebijakan Upah Pengukuran kesejahteraan dalam kebijakan publik perlu lebih dari sekadar inflasi dan upah nominal. Setiawan Budi Utomo
Ledakan Kripto & Moral Hazard: Menguji Ketahanan Rezim APU-PPT Perdagangan kripto di RI tumbuh pesat, namun risiko moral hazard dan pelanggaran APU-PPT meningkat. Keseimbangan antara inovasi dan pengawasan sangat penting. Setiawan Budi Utomo
Membangun "Radar Dini" Memperkuat Pengawasan Perusahaan Pembiayaan Early Warning System (EWS) membantu deteksi risiko lebih awal, menjaga stabilitas dan kesehatan sektor keuangan. Setiawan Budi Utomo
Menakar Inklusi Perbankan Syariah di Tengah Intermediasi yang Mahal Perdebatan tentang biaya perbankan syariah mengajak kita menilai inklusi keuangan. Diperlukan pembenahan ekosistem untuk menurunkan biaya dan memperluas akses. Setiawan Budi Utomo
Dari Rating ke Outlook: Agenda Kepercayaan Ekonomi Indonesia Kepercayaan pasar global terhadap RI terancam setelah perubahan outlook. Fokus pada kebijakan fiskal dan tata kelola diperlukan untuk menjaga stabilitas. Setiawan Budi Utomo
Menata Arah di Tengah Badai Ketidakpastian Global Menghadapi ketidakpastian global, artikel ini membahas tantangan dan strategi Indonesia untuk menata arah pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif. Setiawan Budi Utomo
Menakar Transformasi Perbankan Syariah Menuju Universal Banking Transformasi perbankan syariah Indonesia menuju universal banking menghadapi tantangan struktural. Setiawan Budi Utomo
Tantangan Pricing Keuangan Syariah: Antara Efisiensi Hingga Daya Saing Aset keuangan syariah Indonesia tumbuh pesat, namun pembiayaan masih mahal. Artikel ini membahas tantangan pricing dan solusi untuk meningkatkan daya saing. Setiawan Budi Utomo
Menatap Agenda Besar Inklusi Perbankan Syariah Tahun 2026 Perbankan syariah Indonesia tumbuh pesat, namun inklusi keuangan masih rendah. Menuju 2026, fokus pada partisipasi masyarakat dan pembiayaan UMKM jadi kunci. Setiawan Budi Utomo