Houthi Gempur Ibu Kota Arab Saudi, Incar Gedung Aramco
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi Arab Saudi mengonfirmasi adanya percobaan serangan yang menyasar bangunan milik Saudi Aramco di Riyadh. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan fisik terbatas pada bagian bangunan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka.
Melansir Arab News, Pejabat Kementerian Energi Arab Saudi menyampaikan serpihan akibat penyerangan jatuh dan mengenai struktur bangunan. Pihak berwenang langsung bergerak menangani lokasi kejadian serta menjalankan prosedur keselamatan yang diperlukan.
"Terjadi percobaan penargetan bangunan Saudi Aramco di Riyadh, yang mengakibatkan serpihan jatuh ke bangunan dan menyebabkan kerusakan terbatas tanpa ada korban luka," kata pejabat Kementerian Energi Arab Saudi, dilansir Arab News, Minggu (8/11/2026).
"Otoritas yang berwenang telah mulai menangani insiden tersebut dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan," tambahnya.
Pasukan pertahanan udara berhasil mencegat 2 rudal jelajah, 1 drone, dan 2 rudal balistik yang meluncur ke wilayah Riyadh serta kawasan selatan. Aksi pencegatan ancaman udara tersebut memicu beberapa suara dentuman keras yang terdengar langsung di wilayah ibu kota.
Di samping itu, Juru Bicara Koalisi Mayor Jenderal Turki Al-Maliki mengonfirmasi keberhasilan penindakan terhadap ancaman serangan udara tersebut.
"Dua rudal jelajah dan sebuah drone dicegat dan dihancurkan di wilayah Riyadh dan kawasan selatan, sementara dua rudal balistik yang menargetkan ibu kota juga berhasil dihancurkan," katanya.
Tercatat, setidaknya ada 15 rudal balistik, rudal jelajah, dan drone telah ditembak jatuh di berbagai kawasan Arab Saudi sejak awal November. Rentetan pencegatan tersebut mencakup 1 rudal jelajah menuju Riyadh pada Sabtu serta 2 rudal balistik di Najran pada Jumat.
Pihak Pertahanan Sipil Arab Saudi sempat mengeluarkan peringatan bahaya di Kota Riyadh dan Provinsi Najran saat serangan berlangsung. Peringatan bahaya tersebut langsung dicabut beberapa saat setelah seluruh ancaman udara dipastikan berhasil dilumpuhkan oleh sistem pertahanan negara.
Sementara itu, The Independent melaporkan insiden itu terjadi setelah kelompok Houthi Yaman menembakkan dua rudal ke arah Riyadh.
Kelompok Houthi, yang telah menembakkan rudal dan drone ke berbagai target di seluruh Arab Saudi dalam beberapa bulan terakhir, belum mengaku bertanggung jawab atas serangan terbaru ini.
(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]