Lampung Berpotensi Diguyur Hujan Es, BMKG Ungkap Penyebabnya

haa, CNBC Indonesia
Senin, 02/11/2026 09:05 WIB
Foto: Ilustrasi hujan es. Ist

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung menjelaskan fenomena hujan es yang dapat terjadi di wilayah Lampung. Fenomena ini dipicu oleh pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) yang memiliki arus udara naik atau updraft kuat.

Secara meteorologis, awan Cumulonimbus dapat membawa butiran air ke lapisan atmosfer dengan suhu di bawah titik beku. Butiran air tersebut kemudian membeku dan mengalami proses di dalam awan hingga akhirnya jatuh ke permukaan bumi sebagai hujan es.

BMKG menjelaskan, kondisi atmosfer yang tidak stabil dan ketersediaan uap air turut mendukung terbentuknya awan konvektif yang kuat. Selain itu, faktor lokal seperti kondisi topografi wilayah Lampung Barat juga dapat memengaruhi pertumbuhan awan tersebut.


Fenomena hujan es umumnya berlangsung dalam waktu singkat dan terjadi pada wilayah yang relatif terbatas.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tetapi meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Apabila terjadi hujan es, masyarakat disarankan segera berlindung di dalam bangunan yang kokoh dan menghindari aktivitas di ruang terbuka.

Masyarakat juga diminta menjauhi pohon, papan reklame, serta jaringan listrik ketika terjadi angin kencang dan petir untuk menghindari risiko kecelakaan.

BMKG mengingatkan masyarakat agar terus memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Video: El Nino Menguat, Indonesia Masuk Negara Paling Terdampak