CLOSE AD
Video

Video: Jurus Menteri KKP Bikin Nelayan Sejahtera -Lebur Politeknik KKP

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
22 October 2026 11:50

Jakarta, CNBC Indonesia- Kementerian Kelautan dan Perikanan terus mendorong penguatan industri kelautan dan perikanan nasional melalui pembangunan 4 Pelabuhan perikanan modern bertaraf Internasional. Diharapkan modernisasi 4 Pelabuhan perikanan akan memberikan wajah baru baru bagi pelabuhan perikanan RI yang pada akhir 2028 bisa beroperasi dan akan menaikkan kelas dari industri penangkapan, industri pengolahan dan awak kapal penangkapan.

Diharapkan Langkah ini bisa mendorong kontribusi sektor kelautan dan perikanan ke pertumbuhan ekonomi RI, meningkatkan ketenangan dan kesejahteraan kerja Awak Kapal Perikanan (AKP) sekaligus mendukung pemenuhan protein dan gizi masyarakat Indonesia

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan rencana pengembangan budi daya ikan berbasis sistem mini recirculating aquaculture system (Mini RAS) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai bagian dari implementasi Visi Presiden Prabowo dalam pemenuhan gizi protein ikan budidaya masyarakat Indonesia.

Program Mini RAS ini dikembangkan setelah studi banding ke Jepang, China hingga Eropa terkait teknologi recirculating aquaculture system (RAS)yang berkelanjutan yang akan dikembangkan di 40.000 desa hingga 2029 dengan target 30 ton ikan nilai, lele hingga kerapu di setiap titik desa sehingga dapat menghasilkan 1,2 juta ton ikan per tahun.

Program ini juga akan menciptakan lapangan kerja hingga 80 ribu, pengembangan industri bibit hingga 15 miliar ekor bibit ikan, begitupula dengan industri pakan ikan.

Dalam upaya mendukung penyediaan SDM bidang kelautan dan perikanan, KKP menggabungkan 11 politeknik vokasi binaan KKP menjadi Ocean Institute of Indonesia (OII) atau Institut Kelautan Indonesia.

Seperti apa Langkah KKP transformasi penguatan ekonomi biru sektor kelautan dan perikanan RI? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Kamis, 22/10/2026)


Bagikan:

Loading...
Loading...
Loading...