Update Maskapai Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi Per 18 Oktober
Jakarta, CNBC Indonesia - Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi belum beroperasi normal meski sudah dibuka kembali. Sebelumnya bandara Arab Saudi itu tersebut ditutup karena serangan pemberontak Houthi di Yaman.
Banyak maskapai belum mencabut penangguhan penerbangan ke Riyadh dan destinasi lain di Saudi. Ini termasuk penerbangan di wilayah Timur Tengah hingga yaang berasal dari Asia Tenggara serta Inggris.
Beberapa maskapai masih membatalkan semua penerbangan dalam batas waktu yang berbeda. Bahkan sejumlah perusahaan belum mengumumkan kembali kapan penerbangan dibuka.
The National News mencatat gangguan penerbangan terjadi saat ketidakpastian regionala lebih luas masih terjadi, dan berdampak pada operasional penerbangan di wilayah Timur Tengah.
Berikut daftar penerbangan besar yang diperkirakan dilanjutkan ataupun belum, dirangkum dari The National News, Minggu (18/10/2026):
Etihad Airways
Etihad membatalkan semua penerbangan antara Abu Dhabi dan Riyadh hingga Senin besok (19/10/2026). Sementara itu layanan penerbangan ke Dammam dan Jeddah dijadwalkan dibuka lebih awal mulai hari ini.
Penerbangan ke dua wilayah adalah EY601, EY602, EY603, dan EY604.
Uni Emirat Arab
Penerbangan Emirates dari Dubai menuju Riyadh, Jeddah, dan Dammam terdampak. Dari data Google menunjukkan enam layanan Dubai dan Riyadh dijadwalkan terbang Selasa (20/10/2026), yakni EK815, EK817, dan EK819, serta penerbangan pulang EK816, EK818, dan EK820.
FlyDubai
Penerbangan ke Riyadh, Dammam dan Abha dibatalkan hingga Senin besok.
Air Arabia
Maskapai ini juga membatalkan layanan antara Sharjah dan sejumlah kota termasuk Riyadh, Abha, Dammam dan Taif. Namun Air Arabia belum mengumumkan tanggal operasional penerbangan kembali.
Qatar Airways
Keputusan penangguhan penerbangan juga dilakukan Qatar ke dan dari Riyadh serta Dammam. Qatar belum memberikan informasi kapan penerbangan dimulai lagi.
Gulf Air
Penerbangan pada hari ini milik Gulf Air telah kembali normal, setelah maskapai melakukan pembatalan ke Riyadh sebelumnya.
Oman Air
Seluruh penerbangan ke dan dari Riyadh milik Oman Air ditangguhkan hingga 22 Oktober 2026.
SalamAir
Maskapai asal Oman membatalkan penerbangan ke dan dari Riyadh dan Dammam hingga 31 Oktober. SalamAir beralasan keputusan ini karena perkembangan keamanan regional.
Air France
Penangguhan penerbangan Air France ke dan dari Riyadh bakal diperpanjang hingga 24 Oktober 2026.
British Airways
Layanan terbatas ke Riyadh dari British Airways bakal dimulai lagi pada 3 November 2026. Hanya akan ada satu penerbangan setiap hari.
Sejak April lalu, British Airways telah menyetop semua penerbangan menuju Jeddah karena perubahan pada operasinya di Timur Tengah.
Air India dan Air India Express
Air India dan Air India Express mengumumka menangguhkan penerbangan ke dan dari Riyadh, Jeddah, dan Dammam hingga 24 Oktober.
Akasa Air
Maskapai bertarif murah asal India menangguhkan penerbangan ke dan dari Riyadh hingga 24 Oktober dan Jeddah hingga 21 Oktober.
Cathay Pacific
Maskapai asal Hong Kong memperpanjang penangguhan penerbangan ke Riyadh hingga 31 Januari 2027.
Pakistan International Airlines
Maskapai ini menangguhkan sementara penerbangan ke Riyadh sejak 9 Oktober. Namun belum ada informasi kapan layanan akan dilanjutkan.
Otoritas Bandara Pakistan mengatakan layanan penerbangan ke Arab Saudi lain tetap beroperasi seperti biasa.
Delta Airlines
Delta menunda peluncuran penerbangan Atlanta dan Riyadh hingga Maret 2027, dari sebelumnya yang direncankan dimulai 23 Oktober 2026.
Nila
Nila telah menbatalkan penerbangana ke dan dari Riyadh, Jeddah, Dammam, dan Madinah hingga 24 Oktober.
Lufthansa
Maskapai asal Jerman tersebut menangguhkan penerbangan ke Riyadh hingga 18 November. Ini diperpanjang dari sebelumnya hingga 16 Oktober 2026.
Pengumuman dari maskapai juga menyebutkan penerbangan ke Dammam ditangguhkan hingga 30 November 2026. Tak hanya itu, Eurowings yang juga bagian dari grup ke Jeddah baru akan dilanjutkan pada 12 November 2026.
Malaysia Airlines
Penerbangan Malaysia Airlines ke dan dari Jeddah dan Madinah akan dilanjutkan pada 18 Oktober 2026 hari ini, setelah tinjauan keselamatan.
KLM
KLM juga mengumumkan telah memperpanjang pembatalan seluruh penerbangan ke Riyadh dan Dammam hinggaa 31 Oktober 2026.
Philippine Airlines
Penerbangan Riyadh PR654 dan PR655 telah ditanngguhkan hingga 29 November oleh Philippine Airlines.
Scoot
Scoot membatalkan penerbangan Singapura dan Jeddah hingga 2 Desember 2026 mendatang.
(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]