AHY Ungkap Sepertiga Air PDAM Hilang Sebelum Sampai ke Warga RI
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan sekitar sepertiga air yang dikelola perusahaan daerah air minum (PDAM) di Indonesia hilang sebelum menghasilkan pendapatan.
Kondisi tersebut tercermin dari tingkat Non-Revenue Water (NRW) yang mencapai 33%. NRW merupakan air yang telah diproduksi dan didistribusikan, tetapi tidak menghasilkan pendapatan bagi penyedia layanan.
"Sepertiga air PDAM itu hilang. Yang sering disebut sebagai Non-Revenue Water. Mencapai 33%," kata AHY dalam Rapat Koordinasi Swasembada Air Nasional di kantornya, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Menurut AHY, persoalan tersebut menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan sumber daya air nasional, terutama untuk memastikan layanan air minum dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Selain kehilangan air dalam distribusi, AHY juga menyoroti masih adanya Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang telah dibangun tetapi belum beroperasi.
"SPAM terbangun tetapi belum beroperasi. Kurang lebih kapasitasnya 28.000 liter per detik. Sudah terbangun tapi belum beroperasi," ujarnya.