MARKET DATA

Siap-Siap! Ada Penyesuaian Tarif Transjakarta-LRT Mulai 1 Januari 2027

Wiji Nur Hayat,  CNBC Indonesia
30 September 2026 11:50
Sejumlah warga melintas di zebra cross halte Centrale Stichting Wederopbouw (CSW) di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat, (3/10/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Sejumlah warga melintas di zebra cross halte Centrale Stichting Wederopbouw (CSW) di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat, (3/10/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyesuaikan tarif Transjakarta, Transjabodetabek, hingga LRT Jakarta. Kebijakan tersebut akan dimulai pada 1 Januari 2027 mendatang.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pun mulai melakukan sosialisasi sejak dini. Dia juga akan memperluas penerima manfaat transportasi gratis agar subsidi transportasi yang disalurkan tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

"Nanti per 1 Januari kami akan melakukan perluasan dari 15 golongan menjadi 21 golongan. Tapi dengan jujur saya harus mengatakan, 1 Januari juga akan ada beberapa penyesuaian tarif harga untuk Transjakarta maupun Transjabodetabek," kata dia dalam keterangan tertulisnya.

Dia menambahkan Pemprov DKI Jakarta akan menambah jumlah golongan yang digratiskan naik transportasi yang dikelola Pemprov DKI Jakarta dari 15 golongan menjadi 21 golongan. Adapun 6 golongan baru penerima manfaat KLG tersebut di antaranya yakni pendamping penyandang disabilitas, pencari kerja ber-KTP DKI, pasien rujukan rutin, pelajar dan mahasiswa tidak mampu di luar KJP/KJMU, UMKM binaan, serta korban bencana dalam masa pemulihan.

Transportasi umum dari TransJakarta MRT hingga LRT turun menjadi Rp1 pada 22 Juni 2023. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Transportasi umum dari TransJakarta MRT hingga LRT turun menjadi Rp1 pada 22 Juni 2023. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: Transportasi umum dari TransJakarta MRT hingga LRT turun menjadi Rp1 pada 22 Juni 2023. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Penyesuaian tarif ini dilakukan untuk mengurangi beban subsidi bagi kelompok masyarakat mampu dan dialihkan untuk memberikan perlindungan bagi warga berpenghasilan rendah.

"Ada golongan yang dianggap mampu, subsidinya kita kurangi. Sebenarnya subsidinya tinggi sekali masih, tetapi subsidinya kita kurangi," ucapnya.

Pramono meminta agar Pemprov DKI segera melakukan sosialisasi penyesuaian tarif transportasi kepada masyarakat. Ia pun memastikan, penyesuaian tarif transportasi ini dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan ekonomi masyarakat.

"Dan saya yakin tarif ini dibandingkan dengan tarif di sekitar Jakarta, masih menjadi tarif yang paling murah," kata dia.

(wur/wur) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Tarif LRT Kelapa Gading-Velodrome Rp 5.000, Sampai Manggarai Berapa?


Most Popular
Features