INKA Buka Suara Soal KAI Recall 7 KRL CLI-225 & Dipaksa Masuk Bengkel
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Kereta Api Indonesia (Persero) merecall Sebanyak 7 rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) iE305/CLI-225 untuk menjalani General Check Up di PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA. Pemeriksaan ini dilakukan terhadap rangkaian yang membutuhkan pengecekan menyeluruh sebelum kembali digunakan untuk melayani penumpang.
General Check Up menjadi bagian dari pemeliharaan sarana untuk memastikan berbagai sistem dalam rangkaian tetap dapat berfungsi sesuai kebutuhan operasional. Prosesnya mencakup pemeriksaan pada komponen utama kereta.
"INKA bersama KAI Commuter melaksanakan General Check Up melalui pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem dan komponen utama KRL," ujar Senior Manager Corporate Communication and Representative Office INKA, Nanang Agung Rohmandiyas, kepada CNBC Indonesia, Sabtu (26/9/2026).
Pemeriksaan tersebut dilakukan bersama tim yang memiliki fungsi teknis dan pengawasan kualitas. Setiap rangkaian perlu melewati tahapan pemeriksaan sebelum dinyatakan siap kembali ke layanan.
Sebanyak tujuh rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) seri iE305 produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA ditarik dari operasional, untuk menjalani perawatan intensif melalui proses General Check Up (GCU) di Dipo kereta Depok, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Foto: Sebanyak tujuh rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) seri iE305 produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA ditarik dari operasional, untuk menjalani perawatan intensif melalui proses General Check Up (GCU) di Dipo kereta Depok, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo) |
Kondisi sarana menjadi perhatian penting dalam pengoperasian KRL karena kereta digunakan secara intensif setiap hari. Keandalan setiap komponen juga berkaitan langsung dengan kesiapan rangkaian ketika kembali masuk lintasan.
"Pemeriksaan ini melibatkan tim engineering dan quality assurance INKA," kata Nanang.
Pengecekan tidak berhenti pada pemeriksaan visual atau komponen tertentu. Sistem dan bagian utama KRL diperiksa untuk memastikan rangkaian memenuhi aspek yang diperlukan sebelum digunakan kembali.
Tahapan pengujian menjadi bagian akhir yang penting setelah pemeriksaan dilakukan. Rangkaian yang telah melalui proses tersebut kemudian dapat dipersiapkan untuk kembali mendukung operasional KAI Commuter.
"Untuk memastikan aspek keselamatan, keandalan, dan fungsi sarana berada dalam kondisi optimal sebelum kembali digunakan dalam pelayanan," ujar Nanang.
(fys/wur) [Gambas:Video CNBC]