FOTO

Warga DKI Siap Siaga! Harga Cabai Rawit di Kramat Jati Sudah Rp110.000

CNBC Indonesia/Tri Susilo, CNBC Indonesia
Senin, 21/09/2026 14:40 WIB

Harga cabai rawit merah di Pasar Kramat Jati tembus Rp110.000/kg akibat stok terbatas dan produksi dataran tinggi menurun. Harga diprediksi naik lagi.

1/7 Pedagang cabai menunggu pembeli di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Senin (21/8/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Pedagang menunggu pembeli di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Senin (21/8/2026). Harga cabai cabai rawit merah hampir menyentuh Rp 110.000 per kilogram (kg). Harga cabai ini diprediksi tambah mahal. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

2/7 Pedagang cabai menunggu pembeli di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Senin (21/8/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Para pedagang pasar khususnya di Pasar Kramat Jati mengeluhkan harga cabai rawit merah sudah mencapai Rp 110.000 per kg. Harga ini terjadi saat produksi cabai rawit merah hanya ada di daratan rendah dan produksi cabai rawit merah di beberapa bulan ke depan gagal. "Kalau sananya nggak ada. Gagal semua ya bisa-bisa sampai Rp 110.000-Rp 120.000/kg (di masyarakat) di petani ya Rp 70.000-Rp 80.000/ kg," ungkapnya. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

3/7 Pedagang cabai menunggu pembeli di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Senin (21/8/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Rahman mengatakan harga cabai rawit merah saat ini di tingkat petani sudah mencapai Rp 65.000 per kg. Dan akhirnya di pasar harga cabai rawit merah bisa mencapai Rp 90.000 per kg hingga Rp 100.000 per kg. "Cabai rawit Cabai rawit memang ada kenaikan ya Kenaikan di petan itu sekitar Rp 60.000 per kg sampai Rp 65.000 per kg. Jadi pas sampai (masyarakat) Rp 100. Jadi memang kondisi pasar ini sekarang," terangnya. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

4/7 Pedagang cabai menunggu pembeli di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Senin (21/8/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Ia mengatakan kenaikan harga cabai rawit merah terjadi di tengah terbatasnya stok. Saat ini, produksi cabai lebih banyak berasal dari wilayah dataran rendah. "Nah sementara produksi, produksi ini sekarang hanya ada di dataran rendah, kalau dataran tinggi sudah nggak ada lagi," terangnya. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

5/7 Pedagang cabai menunggu pembeli di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Senin (21/8/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Sebagai informasi, Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia (BI) pada Minggu (20/9), cabai menjadi komoditas pangan dengan kenaikan tertinggi. Di mana cabai merah keriting naik sebesar 9,42% atau sekitar Rp 5.950 per kg menjadi Rp 69.100 per kilogram (kg). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

6/7 Pedagang cabai menunggu pembeli di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Senin (21/8/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Kemudian harga cabai rawit merah juga naik sebesar 6,78% atau sekitar Rp 6.100 per kg menjadi Rp 96.100 per kg. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

7/7 Pedagang cabai menunggu pembeli di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Senin (21/8/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Kenaikan tinggi juga dialami cabai merah besar hingga 6,23% atau sekitar Rp 3.400 per kg menjadi Rp 58.000 per kg. Lalu untuk cabai rawit hijau naik sebesar 4,81% atau Rp 3.100 per kg menjadi Rp 67.600 per kg. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)