Jangan Abaikan 13 Tanda Ini, Awas Kecelakaan Maut-Nyawa Taruhannya
Daftar Isi
- 1. Pedal Rem Terasa Terlalu Dalam
- 2. Pedal Rem Terasa Keras
- 3. Pedal Rem Bergetar Saat Diinjak
- 4. Mobil Bergetar Saat Direm
- 5. Mobil Menarik ke Satu Sisi Saat Direm
- 6. Muncul Bunyi Saat Mengerem
- 7. Terdengar Suara Gesekan Logam
- 8. Jarak Pengereman Semakin Panjang
- 9. Mobil Sulit Berhenti
- 10. Lampu Indikator Rem Menyala
- 11. Minyak Rem Berkurang atau Mengalami Kebocoran
- 12. Tercium Bau Terbakar dari Area Roda
- 13. Rem Parkir Tidak Bekerja Optimal
- Lantas, apa pemicu munculnya masalah-masalah tersebut?
Jakarta, CNBC Indonesia - Sistem pengereman memegang peranan kunci dalam menjaga keselamatan berkendara. Mengenali sinyal kerusakan pada rem sejak awal sangat krusial agar penanganan bisa dilakukan sebelum timbul kerusakan yang lebih parah atau risiko kecelakaan.
Indikasi gangguan pada rem sering kali ditunjukkan lewat perubahan kecil yang mudah dirasakan. Beberapa penanda utamanya meliputi sensasi pedal rem yang terasa berbeda saat diinjak, timbulnya suara bising ketika mengerem, hingga jarak henti kendaraan yang makin memanjang dari biasanya.
Berikut adalah beberapa tanda utama pada sistem pengereman mobil yang wajib Anda waspadai mengutip laman Auto 2000:
1. Pedal Rem Terasa Terlalu Dalam
Pedal rem yang harus diinjak lebih dalam dari biasanya dapat menunjukkan adanya masalah pada sistem pengereman. Kondisi ini dapat berkaitan dengan udara di dalam saluran rem, kebocoran minyak rem, atau kampas rem yang sudah menipis.
Jika pedal hampir menyentuh lantai ketika diinjak, sebaiknya jangan menunda pemeriksaan karena kemampuan pengereman dapat berkurang.
2. Pedal Rem Terasa Keras
Selain terlalu dalam, pedal rem yang terasa jauh lebih keras juga perlu diperhatikan. Pedal yang sulit diinjak dapat berkaitan dengan gangguan pada brake booster atau komponen lain yang membantu menghasilkan tekanan pengereman.
Jangan menganggap pedal keras sebagai kondisi normal jika sebelumnya pedal terasa lebih ringan ketika digunakan.
3. Pedal Rem Bergetar Saat Diinjak
Getaran pada pedal rem, terutama ketika melakukan pengereman dari kecepatan tertentu, dapat menjadi tanda adanya masalah pada komponen pengereman.
Salah satu penyebabnya adalah permukaan cakram rem yang tidak rata. Namun, pemeriksaan tetap diperlukan untuk memastikan sumber getaran karena gangguan pada komponen roda atau kaki-kaki juga dapat menimbulkan gejala serupa.
4. Mobil Bergetar Saat Direm
Getaran tidak hanya dapat dirasakan melalui pedal. Dalam kondisi tertentu, bodi atau setir juga dapat terasa bergetar ketika rem digunakan.
Jika getaran muncul secara konsisten saat pengereman, sebaiknya lakukan pemeriksaan pada cakram, kampas rem, serta komponen kaki-kaki untuk mengetahui penyebabnya.
5. Mobil Menarik ke Satu Sisi Saat Direm
Mobil yang bergerak atau terasa menarik ke kanan maupun kiri ketika pedal rem diinjak merupakan salah satu tanda yang perlu diperhatikan.
Kondisi ini dapat berkaitan dengan pengereman yang tidak seimbang antara roda, kampas rem yang bekerja tidak merata, atau masalah pada komponen kaki-kaki dan sistem kemudi. Mobil yang menarik ke satu sisi juga dapat membuat pengemudi kesulitan mempertahankan arah kendaraan.
6. Muncul Bunyi Saat Mengerem
Bunyi seperti mencicit, berdecit, atau suara gesekan ketika mengerem dapat menjadi indikasi adanya masalah pada sistem pengereman.
Suara tersebut dapat muncul ketika kampas rem mulai menipis sehingga bagian tertentu pada komponen rem bergesekan. Meski suara sesekali belum tentu menunjukkan kerusakan serius, bunyi yang terus muncul sebaiknya segera diperiksa.
7. Terdengar Suara Gesekan Logam
Suara gesekan logam yang terdengar ketika menginjak rem perlu mendapat perhatian lebih. Kondisi ini dapat terjadi ketika material kampas rem sudah sangat menipis sehingga bagian logam pada sistem pengereman mulai bergesekan.
Jika dibiarkan, gesekan tersebut berpotensi merusak cakram rem dan membuat biaya perbaikan menjadi lebih besar.
8. Jarak Pengereman Semakin Panjang
Apabila mobil membutuhkan jarak yang lebih jauh untuk berhenti dibandingkan biasanya, kemampuan pengereman mungkin sudah mengalami penurunan.
Jarak pengereman dapat dipengaruhi oleh kondisi kampas dan cakram rem, kualitas serta jumlah minyak rem, ban, hingga kondisi permukaan jalan.
Perubahan yang terasa secara konsisten perlu segera diperiksa untuk mengetahui penyebabnya.
9. Mobil Sulit Berhenti
Kondisi yang lebih serius terjadi ketika mobil terasa sulit berhenti meskipun pedal rem sudah diinjak. Hal ini dapat menandakan gangguan pada sistem pengereman yang membutuhkan pemeriksaan segera.
Jangan memaksakan mobil untuk terus digunakan apabila kemampuan pengereman sudah terasa jauh berkurang, terutama jika gejala muncul secara tiba-tiba.
10. Lampu Indikator Rem Menyala
Lampu indikator pada panel instrumen dapat menjadi peringatan ketika terdapat kondisi tertentu pada sistem rem. Penyebabnya dapat berkaitan dengan rem parkir yang masih aktif, level minyak rem, atau gangguan pada sistem pengereman, tergantung indikator yang menyala.
Jika lampu indikator tetap menyala setelah rem parkir dilepas, periksa kondisi kendaraan dan ikuti petunjuk pemeriksaan sesuai manual kendaraan.
11. Minyak Rem Berkurang atau Mengalami Kebocoran
Minyak rem berperan penting dalam meneruskan tekanan dari pedal menuju mekanisme pengereman. Jika level minyak rem terus berkurang, kondisi tersebut perlu diperiksa.
Perhatikan pula kemungkinan adanya kebocoran di sekitar master cylinder, selang rem, kaliper, atau bagian lain dari sistem hidrolik. Jangan sekadar menambahkan minyak rem tanpa mencari penyebab berkurangnya cairan.
12. Tercium Bau Terbakar dari Area Roda
Bau terbakar setelah pengereman, terutama ketika mobil melewati turunan atau digunakan pada kondisi lalu lintas yang membutuhkan pengereman berulang, dapat menunjukkan panas berlebih pada sistem rem.
Jika bau terbakar muncul berulang atau disertai gejala
lain seperti rem terasa tidak pakem, kendaraan sebaiknya diperiksa. Hindari menyentuh komponen rem secara langsung setelah berkendara karena suhunya dapat sangat tinggi.
13. Rem Parkir Tidak Bekerja Optimal
Rem parkir yang terasa kurang kuat menahan mobil, tuas atau pedal rem parkir terasa terlalu ringan, atau mobil masih bergerak meskipun rem parkir sudah diaktifkan dapat menjadi tanda adanya masalah.
Lantas, apa pemicu munculnya masalah-masalah tersebut?
Auto2000 menjabarkan, penyebab umum yang muncul adalah karena kampas rem menipis, minyak rem berkurang atau terkontaminasi, kebocoran sistem pengereman, hingga komponen kaki-kaki atau sistem kemudi bermasalh. Bisa juga karena kaliper rem bermasalah, atua brake booster mengalami gangguan.
Untuk itu, pemilik kendaraan/ pengendara diimbau selalu melakukan pemeriksaan kondisi kampas rem secara berkala. Juga agar memperhatikan level dan kondisi minyak rem, jangan mengabaikan suara atau getaran, lalu periksa sistem rem setelah menggunakan kendaraan dalam perjalanan jauh atau banyak turun, juga lakukan servis berkala.
(dce)