Defisit APBN 0,91% dari PDB di Juli 2026, Purbaya: Tetap Terkendali!

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Kamis, 10/09/2026 16:51 WIB
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali memimpin sidang Debottlenecking pada Rabu (26/8/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi defisit terhadap APBN terkendali hingga saat ini dan tetap dijaga di bawah 3% dari PDB.

Per Juli 2026, defisit terhadap APBN Indonesia mencapai 0,91 persen masih di bawah target APBN 2026 sebesar 2,85% dan jauh di bawah batas aman 3% dari PDB.


"Pada saat yang sama, defisit tetap terkendali sebesar Rp235,6 triliun atau sekitar 0,91% terhadap PDB sampai akhir Juli," kata Purbaya saat melantik ratusan pejabat di Kementerian Keuangan pada Kamis (10/9/2026).

Kondisi defisit tersebut, ujar Purbaya menunjukkan kita berusaha membuat fiskal lebih aktif tanpa meninggalkan kehatian-hatian.

Pada saat yang sama, Purbaya juga memaparkan hasil penerimaan pajak mencapai Rp1.224,3 triliun pada Juli 2026, tumbuh 23,7% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Menkeu menekankan bahwa pencapaian penghasilan pajak tersebut dicapai tanpa menaikkan tarif pajak atau memperkenalkan jenis pajak baru.

"Enggak ada pajak baru, belum ada juga rencana menaikkan tarif. Fokus kita adalah memperbaiki administrasi, pengawasan, tata kelola, dan menutup kebocoran.

Di sisi lain, Purbaya menjelaskan bahwa belanja negara mencapai Rp1.969,6 triliun dan tumbuh 18,62%.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Purbaya: Ekonomi Indonesia Bakal Keluar Dari 'Kutukan' 5%