MARKET DATA
Internasional

Sosok "Bocah" 22 Tahun Otak Pencurian Rp 4 T, Habiskan Rp 10 M Semalam

sef,  CNBC Indonesia
10 September 2026 09:40
Malone Lam. (Dok. Broward Sheriff's Office via NBCmiami)
Foto: Malone Lam. (Dok. Broward Sheriff's Office via NBCmiami)

Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang pria muda yang baru berusia 22 tahun menjadi pembicaraan di Amerika Serikat (AS). Pasalnya, ia menjadi "otak" pencurian bitcoin senilai US$ 249 juta (sekitar 4,3 triliun dengan kurs JISDOR BI Rp17.552/US$).

Ia adalah Malone Lam, warga negara Singapura. Selasa waktu AS, dirinya mengaku terlibat bahkan menjadi dalang dalam pencurian aset kripto- ke seorang warga Washington D.C, Agustus 2024 lalu.

Semua dikatakannya melalui persidangan di bawah undang-undang yang biasanya digunakan AS untuk membongkar jaringan kejahatan terorganisasi, Racketeer Influenced and Corrupt Organizations Act (RICO). Aksinya sendiri ketahuan dari gaya hidup mewahnya, mulai dari menyewa rumah mewah, membeli jam dan kendaraan mewah, hingga pesta semalaman yang menghabiskan US$569.000 (sekitar Rp 10 miliar).


Kini ia terancam menghadapi hukuman maksimal 20 tahun. Lalu bagaimana sosoknya?

Sosok Malone Lam

Mengutip NBC dan The Hindu Times Kamis (10/9/2026), Lam tumbuh dan besar di Singapura. Ia bahkan sempat bersekolah di Unity Secondary School di Choa Chu Kang pada tahun 2017.

Namun, id dilaporkan putus sekolah saat remaja. Sejak itu, ia mulai terlibat dalam perdagangan mata uang kripto serta komunitas gim daring, termasuk Minecraft dan Discord.

Di Oktober 2023, ia kemudian pindah ke AS dan tinggal di Miami (Florida), Los Angeles (California), serta Hamptons (New York). Ia memasuki AS melalui Program Bebas Visa (Visa Waiver Program), yang masa berlakunya telah habis pada tahun 2024.

Di sini, ia membentuk jaringan pemuda yang melakukan serangkaian penipuan kripto mulai tahun 2023. Dalam satu kelompok, setidaknya ada 18 orang yang terkait dirinya di jaringan itu.

Menurut Keterangan Departemen Kehakiman AS, Lam mengorganisasi operasi jaringan internasional tersebut. Ia mengidentifikasi calon korban dan mengoordinasikan para pelaku konspirasi lainnya.

Menurut dokumen pengadilan yang dikutip oleh TradingView, operasi yang terbentuk melalui koneksi di platform gim daring ini berjalan setidaknya sejak Oktober 2023 hingga setidaknya Mei 2025.

Bagaimana Lam Menipu Korban?

Dikatakan bagaimana Lam dan kelompoknya menyamar sebagai staf dukungan Google. Ini dilakukan untuk membobol akun korban.

Ia dan timnya kemudian diduga menyamar sebagai staf dukungan Gemini untuk membujuk korban agar mengatur ulang autentikasi dua faktor dan menggunakan perangkat lunak berbagi layar yang mengekspos kunci privat.

Selain Lam, ternyata ada sosok penting lain bernama Jeandiel Serrano. Bila Lam berusia 22 tahun, Serrano lebih muda lagi yakni 21 tahun.

Sayangnya kejahatan kelompok Lam harus berakhir di 18 September 2024. Meski aset curian dikonversi menjadi kartu pembayaran dan uang tunai, gaya hidup mewah Lam justru menarik perhatian aparat penegak hukum.

Lam disebut menghabiskan jutaan dolar dari hasil kejahatan untuk membeli mobil, jam tangan mewah, hingga pakaian. Ia juga menyewa jet pribadi, rumah mewah, serta membayar pengawal pribadi.

Salah satunya saat ia dan jaringannya menggunakan dana hasil pencurian untuk menyewa rumah di Miami, Los Angeles dan Hamptons. Mereka juga membeli jam tangan mewah dengan harga mulai dari US$100.000 hingga lebih dari US$500.000.

Diketahui, Lam juga membeli sejumlah kendaraan mewah yang salah satunya bernilai hingga US$3,8 juta. Pengeluaran untuk hiburan malam juga mencapai ratusan ribu dolar, di mana dalam satu kesempatan, ia pernah menghabiskan US$569.000 dalam satu malam di sebuah klub malam di Los Angeles.

Sesudah ditangkap, Jaksa AS lalu memberikan surat dakwaan 19 September. Pada 15 Mei 2025, dakwan ke Lam diperluas menjadi dugaan konspirasi merujuk UU RICO di AS.

"Lam terus mengarahkan rekan-rekannya dari dalam tahanan pra-sidang. Dia bahkan masih mengatur pengiriman barang-barang mewah untuk kekasihnya," kata Jaksa AS.

(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Kronologi "Bocah" 22 Tahun Curi Rp 4,6 T, Habiskan Rp 10 M Semalam


Most Popular
Features