K/L Masih Minta Tambahan Anggaran 2027, Purbaya Ingatkan APBN Terbatas

Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
Senin, 07/09/2026 14:45 WIB
Foto: (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku terkejut masih adanya kementerian atau lembaga (K/L) yang meminta tambahan anggaran untuk 2027.

Sebab, ia menegaskan, DPR dan pemerintah telah menyepakati postur fiskal tahun depan yang tetap dirancang dengan defisit sebesar 2,4% terhadap produk domestik bruto (PDB) atau senilai Rp 671,2 triliun.


"Siapa yang minta? kan sudah disetujuin tadi defisitnya 2,4%," kata Purbaya di kawasan Gedung DPR, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Meski begitu target defisit telah ditetapkan sesuai rancangan awal 2,4% PDB, pemerintah dan Banggar DPR hari ini menyetujui adanya penyesuaian terhadap target pendapatan dan belanja negara.

Belanja negara kini menjadi Rp 4.106,3 triliun, naik Rp 9,1 triliun dari rancangan awal Rp 4.097,2 triliun. Sementara itu pendapatan negara juga naik Rp 9,1 triliun dari Rp 3.426 triliun menjadi Rp 3.435,1 triliun, sehingga defisit tidak mengalami perubahan.

Dengan catatan itu, Purbaya menganggap tidak lagi perlunya K/L meminta tambahan anggaran ke DPR. Ia mengingatkan, APBN memang tidak bisa memenuhi seluruh kebutuhan belanja karena sifatnya terbatas.

"Kan mintanya sampai seribu waktu itu kan dibilangnya. Kalau kita uangnya banyak kayak di surga, ya saya kasih semua, ini kan ada keterbatasan," ujar Purbaya.

"Itulah ekonomi kita selalu menghadapi scarcity, jadi kita mesti pilih yang mana yang paling optimal buat perekonomian Itu yang sedang kita lakukan," tegasnya.


(arj/arj)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Perang Modern Tanpa Peluru, RI Siapkan Rp 299 Triliun