Internasional

Putra Netanyahu Bikin Inggris Murka, Kenapa?

tfa, CNBC Indonesia
Jumat, 04/09/2026 20:30 WIB
Foto: Yair Netanyahu Putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Tangkapan Layar Youtube @YairNetanyahuTV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu, memicu reaksi keras di Inggris setelah menyatakan Kepulauan Falkland merupakan bagian dari Argentina. Pernyataan itu disampaikan saat dirinya memberikan dukungan kepada Presiden Argentina Javier Milei.

Dikutip dari Israel Hayom, Yair Netanyahu menyampaikan pandangannya melalui platform X terkait kepulauan yang berada sekitar 13.000 kilometer dari Israel tersebut. Ia menyebut Kepulauan Falkland, gugusan pulau berpenduduk jarang di lepas pantai selatan Amerika Selatan, sebagai wilayah Argentina.

Komentar itu kemudian memicu perdebatan sengit di media sosial, termasuk di antara sejumlah tokoh sayap kanan Inggris yang selama ini dikenal memiliki sikap kuat dalam mendukung Israel. Salah satunya adalah komentator dan penyiar Inggris, Alex Armstrong.


"Ingatan sebagian komentator Israel sangat pendek dan pernyataan mereka sama sekali tidak membantu," ujar Armstrong, seperti dikutip Israel Hayom, Kamis (3/9/2026).

Armstrong menilai komentar tersebut berpotensi mengabaikan hubungan politik Inggris-Israel yang telah terjalin selama beberapa generasi. Ia juga menyinggung posisi Argentina yang berbeda dengan Inggris dalam konteks dukungan terhadap Israel.

"Secara historis, Argentina adalah musuh negara mereka dan bahkan pernah membandingkan Kepulauan Falkland dengan Gaza. Tindakan pemerintah Partai Buruh tidak mencerminkan pendapat setiap warga Inggris," kata Armstrong.

Ia menambahkan bahwa perubahan pemerintahan tidak otomatis mencerminkan perubahan sikap seluruh masyarakat Inggris.

"Pemerintahan bisa berganti, dan di Inggris, pergantian itu terjadi secara rutin," ujarnya.

Menurut Armstrong, Inggris telah memberikan dukungan kepada Israel, termasuk bantuan militer, selama beberapa generasi dan memperoleh dukungan kuat dari kelompok sayap kanan politik Inggris.

"Komentar seperti ini hanya akan mengubah sikap yang selama ini dipegang teguh oleh orang-orang tersebut," pungkasnya.

 


(luc/luc)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Argentina Sukses Melibas Inggris 2-1