RI-Irlandia Teken LoI, Bidik Kerja Sama AI hingga Energi Bersih
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian melakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) bersama dengan perwakilan Irlandia, guna mengembangkan kerja sama antar keduanya, pada hari ini, Jumat (4/9/2026).
Dalam penandatanganan LoI, dari Kemenko Perekonomian, dihadiri Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Edi Prio Pambudi. Sedangkan dari perwakilan Irlandia, hadir Duta Besar (Dubes) Irlandia untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN Sharon Lennon.
Menurut Edi, penandatanganan LoI dengan Irlandia cukup penting bagi hubungan ekonomi kedua negara. Apalagi pada tahun ini, menandai 42 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Irlandia.
"Kami memandang dokumen ini (LoI) sebagai fondasi penting untuk menerjemahkan berbagai prioritas bersama ketika kerjasama yang dikontribusi antara pemerintah, dunia usaha, dan institusi terkait di kedua negara," kata Edi dalam konferensi persnya, Jumat (4/9/2026).
Dalam 42 tahun terakhir, kemitraan Indonesia-Irlandia terus berkembang, baik di bidang perdagangan, investasi, pendidikan, maupun hubungan antarmasyarakat.
Pihaknya menjelaskan hubungan perdagangan bilateral Indonesia-Irlandia tengah menunjukkan momentum yang positif. Pada 2025, total perdagangan Indonesia dan Irlandia mencapai US$ 228,6 juta. Sementara itu pada periode Januari hingga Juli 2026, perdagangan bilateral telah mencapai US$ 145,5 juta, meningkat dibandingkan periode sebelumnya di 2025.
Namun, angka tersebut baru mencerminkan sebagian dari potensi hubungan ekonomi Indonesia dan Irlandia yang dibahas bersama.
"Dalam dialog hari ini, kami membahas berbagai bidang yang memiliki potensi kuat untuk menghasilkan kerjasama yang saling menguntungkan, khususnya teknologi digital dan AI, energi terbarukan dan teknologi bersih, pembiayaan berkelanjutan, agri-food dan nutrisi, farmasi dan layanan kesehatan, serta penerbangan dan jasa terkait," terang Edi.
Edi menjelaskan Irlandia telah lama dikenal sebagai salah satu pusat teknologi digital terkemuka di Eropa dan menjadi basis regional bagi berbagai perusahaan teknologi global termasuk Google, Meta, Microsoft. Irlandia juga merupakan salah satu pusat industri farmasi dan biofarmasi terkemuka di dunia.
Bidang-bidang tersebut mencerminkan adanya komplementaritas kekuatan antara Indonesia dan Irlandia. Indonesia menawarkan pasar yang besar dan terus berkembang, kapasitas industri yang semakin kuat, serta berbagai peluang investasi.
Sementara itu, Irlandia memiliki keunggulan dalam teknologi, keahlian, serta jejaring bisnis internasional yang dapat memberikan nilai tambah bagi kerjasama kedua negara.
(haa/haa)