APBN 2027 Naik Jadi Rp 4.097 Triliun, Purbaya Pastikan Defisit Aman

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Sabtu, 15/08/2026 07:15 WIB
Foto: (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan defisit APBN 2027 akan tetap terjaga di bawah 3%, meskipun Rancangan APBN 2027 dari Presiden Prabowo Subianto naik 6,6% menjadi Rp 4.972,2 triliun.

Pemerintah memperkirakan defisit APBN justru turun 2,6%, dari Rp 689,1 triliun menjadi Rp 671,2 triliun. Rasio defisit terhadap PDB turun 0,28 poin dari 2,68% menjadi 2,40%.


Menurut Purbaya, kenaikan APBN 2027 yang tembus angka Rp 4.000 triliun masih aman, mengingat proyeksi setoran pajak 2027 juga dipatok naik 12,1% menjadi Rp 2.591,4 triliun.

Sebelumnya, Purbaya juga mengatakan penerimaan pajak hingga akhir Juli 2026 masih tumbuh lebih dari 23% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Tren pertumbuhan setoran pajak ini diprediksi akan berlanjut pada 2027 mendatang.

"Nah, ini itu kan kita lihat pajak dengan keadaan sekarang kan sudah tumbuh segitu kan. Bisa diperkirakan [defisit] 2,40%. Penerimaan pajak kelihatannya sih akan membaik. Kalau sama dengan sekarang saja, bisa lebih bagus daripada yang direncanakan itu," kata Purbaya pada Jumat (14/8) kemarin.

"Tax ratio-nya mungkin akan naik bukan 9,3%, mungkin lebih. Dan tadi kalau rokok masuk ke apa yang ilegal masuk ke legal, ada tambahan lagi sedikit nanti. Dan nanti kalau pertumbuhan ekonomi lebih cepat juga kita akan dapatkan pajak lebih banyak lagi. Jadi kita akan kerjakan itu," ia menambahkan.

Purbaya mengatakan pemerintah akan selalu memonitor kondisi APBN dari bulan ke bulan. Jika sewaktu-waktu dibutuhkan efisiensi, maka pemerintah akan menetapkan efisiensi.

"Tapi rasanya enggak [perlu efisiensi]. Kita akan jaga terus defisit di bawah 3% sesuai dengan perintah Bapak Presiden," ujarnya.


(fab/fab)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Staf Purbaya Soal APBN 2027:Tumbuh Tinggi-Sejahtera Lebih Cepat