Puan Pamer Capaian DPR di Depan Prabowo: Hasilkan 28 UU Sejak 2024

Martyasari Rizky, CNBC Indonesia
Jumat, 14/08/2026 15:12 WIB
Foto: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani menyampaikan pidato di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026). (YouTube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani menyampaikan pidato dalam rangka pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2028). Membuka pidatonya, Puan melaporkan capaian legislasi yang diraih DPR bersama pemerintah sejak tahun 2024.

"Pembukaan masa persidangan ini menandai dimulainya tahun ketiga dari masa bakti DPR periode 2024-2029. Memasuki tahun ketiga, harapan rakyat akan semakin besar, untuk dapat menikmati hasil pembangunan dan berbagai kebijakan yang semakin nyata dirasakan rakyat dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

"Oleh karena itu, masa sidang ini menjadi kesempatan penting bagi DPR untuk terus memperkuat kinerja, menyerap aspirasi rakyat, dan menghadirkan kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat," lanjut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut.

Menurut Puan, DPR bersama pemerintah, sejak masa pertama persidangan tahun 2024 hingga terakhir masa sidang, telah melahirkan 28 rancangan UU menjadi UU. Perinciannya adalah sebagai berikut:

Komisi I: 3 UU
Komisi II: 10 UU
Komisi III: 3 UU
Komisi VI: 2 UU
Komisi VII: 1 UU
Komisi VIII: 1 UU
Komisi XI: 2 UU
Komisi XIII: 2 UU
Badan Legislasi: 3 UU
Panitia khusus: 1 UU

Lebih lanjut, Puan menjelaskan, pada masa persidangan ini, DPR bersama pemerintah akan memfokuskan pembahasan terhadap 14 RUU pada tahap pembicaraan tingkat I. Selain itu, DPR juga akan melanjutkan 43 RUU yang sedang dalam tahap penyusunan.

"Termasuk penyusunan RUU Perampasan Aset. RUU Perampasan Aset masih dalam tahap untuk menerima masukan dari masyarakat yang bermakna," kata Puan.



(miq/miq)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Puan Sebut APBN 2027 di Rp 4.000 T Harus Sejahterahkan Rakyat