MARKET DATA
Internasional

Eks Presiden AS Derita Kanker Prostat, Kondisinya Memburuk

sef,  CNBC Indonesia
10 August 2026 14:00
Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden tampaknya sedang mengistirahatkan matanya saat pertemuan di Angola. (REUTERS)
Foto: Eks Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden tampaknya sedang mengistirahatkan matanya saat pertemuan di Angola. Foto diambil ketika dirinya masih menjabat. (REUTERS)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kondisi kesehatan mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dilaporkan semakin memburuk. Kanker prostat yang dideritanya telah menyebar ke luar tulang dan menyebabkan rasa sakit yang berat.

Hal ini dikatakan sang putranya, Hunter Biden dalam sebuah wawancara dengan BBC International sebagaimana dimuat Reuters, Senin (10/8/2026). "Kankernya telah menyebar, bermetastasis ke tulang dan lebih jauh lagi," ujarnya di program "BBC Newsnight", berdasarkan video wawancara yang dipublikasikan secara online akhir pekan kemarin.

Menurut Hunter, kondisi tersebut sangat menyakitkan dan dalam banyak hal membuat ayahnya mengalami keterbatasan yang berat. Juru bicara Joe Biden yang berusia 83 tahun menolak memberikan komentar mengenai wawancara Hunter Biden tersebut.

Didiagnosis Kanker Prostat Agresif

Joe Biden mengungkapkan diagnosis kanker prostat pada Mei 2025, kurang dari empat bulan setelah meninggalkan Gedung Putih. Saat itu, kantor Biden mengatakan mantan presiden tersebut didiagnosis mengalami bentuk kanker prostat yang "agresif" dan telah menyebar ke tulang.

Pada Oktober 2025, juru bicara Biden mengatakan ia menjalani terapi radiasi dan terapi hormon untuk menangani penyakit tersebut. Biden merupakan presiden AS tertua yang terpilih ketika memenangkan pemilihan presiden pada 2020, di mana selama masa kepresidenannya pada 2021-2025, kondisi fisik dan ketajaman mentalnya juga menjadi perhatian publik. 

Masih Hadiri Sejumlah Acara

Meski menjalani pengobatan, Biden masih menghadiri sejumlah kegiatan publik. Pada Juni 2026, ia menghadiri acara peresmian perpustakaan kepresidenan Barack Obama di Chicago.

Biden sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden Amerika Serikat di bawah pemerintahan Obama pada 2009-2017. Sementara itu, memoar Biden dijadwalkan terbit pada 17 November mendatang.

(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Blak-blakan! Hunter Biden Akui Kontroversi Pengampunan Joe Biden


Most Popular
Features