MARKET DATA
Internasional

2 Pesawat Nyaris Tabrakan Keras di Bandara

sef,  CNBC Indonesia
10 August 2026 13:09
SYDNEY, AUSTRALIA - JANUARY 18: Qantas flight QF144 berths at a gate at Sydney Airport on January 18, 2023 in Sydney, Australia. Emergency services were on standby at Sydney Airport after Qantas flight QF144 from Auckland issued a mayday call on Wedn
Foto: Getty Images/Brendon Thorne

Jakarta, CNBC Indonesia - Dua pesawat, maskapai Jetstar dan Qatar Airways, nyaris bertabrakan di landasan bandara tersibuk di Australia, Bandara Sydney. Kejadian berlangsung sekitar pukul 07.00 pagi, Minggu.

Juru bicara Jetstar mengatakan awalnya pesawatnya sedang mengikuti instruksi dari pemandu lalu lintas udara. Namun pilot terpaksa melakukan pengereman "keras" usai melihat pesawat lain berada dalam "jarak sangat dekat".

"Kami telah memulai penyelidikan atas insiden tersebut," ujar Jetstar dikutip dari The Guardian, Senin (10/8/2026).

Dilaporkan bahwa Biro Keselamatan Transportasi Australia (ATSB) menyatakan sedang menyelidiki insiden "nyaris tabrakan" tersebut. Menurut sumber, penyelidikan awal mengindikasikan bahwa kendaraan penarik (tug) yang membawa pesawat Qatar tersebut mungkin tidak mengikuti instruksi.

"Berdasarkan laporan kepada ATSB, pesawat Jetstar A320 sedang bergerak di jalur darat (taxi way) sebelum penerbangan yang dijadwalkan ke Bandara Gold Coast (Queensland, Australia), ketika awak pesawat melihat pesawat Boeing 777 milik Qatar Airways -yang sedang ditarik oleh kendaraan penarik pesawat- berada dalam jarak sangat dekat di jalur penghubung (taxiway) yang bersilangan," kata biro keselamatan tersebut.

"Kedua pesawat berhenti secara mendadak. Seorang anggota awak kabin di pesawat A320 mengalami cedera, dan terjadi kerusakan pada sambungan antara roda pendaratan depan (nose gear) pesawat 777 dan kendaraan penarik pesawat," tambahnya.

"Pihak penyelidik akan mewawancarai awak pesawat, operator kendaraan penarik, dan petugas pemandu lalu lintas udara, serta saksi lainnya, dan meninjau rekaman CCTV."

Sementara itu Jetstar mengatakan seorang awak pesawat memerlukan penanganan medis di lokasi kejadian. Tidak ada penumpang yang terluka, namun penerbangan tersebut dibatalkan dan para penumpang dialihkan ke jadwal penerbangan berikutnya.

Insiden ini terjadi setelah penundaan pada lebih dari 150 penerbangan yang melintasi Sydney pada hari Sabtu. Hal itu terjadi saat bandara itu menghadapi masalah kekurangan staf.

Juru bicara bandara mengatakan bahwa Airservices Australia, yang mengawasi pengendalian lalu lintas udara, sedang mengelola pengurangan pergerakan lalu lintas udara. Penerbangan di seluruh jaringan akan terdampak dan penundaan diperkirakan akan terjadi, kata juru bicara bandara tersebut.

Dua minggu lalu, insiden nyaris tabrakan lainnya yang melibatkan dua pesawat Qantas terjadi juga di bandara Sydney. ATSB sedang menyelidiki insiden tanggal 27 Juli tersebut, di mana sebuah penerbangan Qantas diizinkan melintasi landasan pacu tepat di depan pesawat lain milik maskapai yang sama yang baru saja mendarat.

(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Simpan Tas Kabin di Maskapai Ini Bakal Berbayar


Most Popular
Features