Prabowo Akan Rilis Stimulus Buat 500 Ribu Motor-Mobil Listrik, Kapan?
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto akan mengumumkan langsung paket insentif baru untuk kendaraan listrik dalam dua hingga tiga pekan mendatang.
"Saya rasa dalam dua atau tiga pekan ke depan Presiden akan meluncurkan stimulus baru untuk kendaraan listrik, termasuk untuk 500 ribu sepeda motor listrik dan juga mobil listrik," ujar Purbaya dalam GIIAS 2026, dikutip Rabu (5/8/2026).
Meski demikian, Purbaya belum memerinci bentuk insentif yang akan diberikan. Menurutnya, skema tersebut masih dalam tahap pembahasan pemerintah.
"Itu masih dihitung, masih didiskusikan, tapi dalam waktu dekat akan dikeluarkan. 500 ribu motor, mobil juga. Nanti Pak Presiden yang mengumumkan," ujarnya.
Namun, Purbaya mengungkapkan salah satu skema yang tengah disiapkan pemerintah adalah pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP). Dia pun memberikan sinyal bahwa pemerintah akan memberikan perlakuan berbeda berdasarkan jenis baterai yang digunakan kendaraan listrik.
Rencana pemberian insentif kendaraan listrik ini sejalan dengan pernyataan Purbaya sebelumnya yang menyebut pemerintah tengah menyiapkan paket stimulus ekonomi untuk mendorong pertumbuhan pada semester II-2026. Salah satu stimulus yang disiapkan adalah insentif pembelian mobil dan sepeda motor listrik guna memperkuat daya beli masyarakat sekaligus mendukung pengembangan industri kendaraan listrik nasional.
Di sisi lain, isu kebijakan pajak kendaraan listrik di Jakarta turut menjadi perhatian. Purbaya menegaskan kebijakan pemerintah pusat masih memberikan pembebasan pajak bagi kendaraan listrik, meski muncul informasi adanya rencana pengenaan pajak di tingkat daerah.
"Saya nggak tahu dah final belum kebijakan dari Pak Gubernur DKI. Tapi kan kebijakan pusat, pemerintah pusat clear. Mobil listrik tidak dikenakan pajak," kata Purbaya.
Saat ditanya apakah kebijakan daerah yang berbeda berarti tidak sejalan dengan pemerintah pusat, Purbaya memastikan koordinasi akan dilakukan agar aturan yang berlaku tetap selaras.
"Ya kita akan cari sejalan," sebutnya.
(haa/haa)