MARKET DATA

Ini Kabar Terbaru Proyek Pembangunan 100 Gudang Bulog

Martyasari Rizky,  CNBC Indonesia
31 July 2026 14:20
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani saat ditemui di Kantor Kementan, Jakarta, Selasa (28/7/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)
Foto: Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani saat ditemui di Kantor Kementan, Jakarta, Selasa (28/7/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengungkap perkembangan proyek pembangunan 100 gudang baru, yang menjadi bagian dari penguatan infrastruktur pascapanen. Ia menuturkan, proyek tersebut belum memasuki tahap konstruksi, namun saat ini sudah masuk proses lelang dan ditargetkan segera dilakukan peletakan batu pertama (groundbreaking).

Rizal mengatakan, pembangunan gudang tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman. Gudang baru dibutuhkan untuk mengantisipasi peningkatan produksi beras nasional.

"Sesuai arahan dari Pak Presiden (Prabowo Subianto) dan Pak Menteri Pertanian (Amran Sulaiman), untuk segera mewujudkan pembangunan yang 100 infrastruktur pasca panen, yaitu 100 gudang dengan kelengkapannya, ditambah juga cadangan-cadangan gudang filial yang kita sewa. Sekarang kita sudah plot, karena program bibit unggulnya Pak Mentan luar biasa, yang estimasi panennya bisa mencapai di atas 10 ton per hektar," kata Rizal kepada wartawan di Jakarta, Jumat (31/7/2026).

"Nah ini otomatis akan berdampak kepada kesiapan gudang-gudang di seluruh tanah air," sambungnya.

Saat ditanya mengenai progres pembangunan 100 gudang tersebut, Rizal memastikan prosesnya kini telah memasuki tahap lelang. Setelah itu, Bulog akan segera memulai pembangunan dengan menggelar groundbreaking.

"Ini sedang proses lelang. Insyaallah secepatnya kita akan groundbreaking. (Daerahnya?) di seluruh tanah air, dari Sabang sampai Merauke, dan diprioritaskan untuk di 3T, terdepan, terluar, dan terpencil," ucap dia.

Kendati untuk lokasi groundbreaking perdana, kata Rizal, masih menunggu arahan pemerintah, yakni Presiden Prabowo, Mentan Amran, hingga Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

Rizal juga menjelaskan, percepatan pembangunan dilakukan sesuai Instruksi Presiden (Inpres). Karena itu, proses pengerjaan akan dilakukan melalui lelang terbatas kepada BUMN Karya dengan target sebagian gudang sudah rampung pada Desember tahun ini.

"Sesuai dengan Inpres, kita gunakan arahannya, karena minta percepatan. Harapannya di Desember harus sudah ada yang jadi Kita gunakan lelang terbatas kepada BUMN Karya. Jadi yang mengerjakan BUMN Karya," kata Rizal.

Ia kembali memastikan pada Desember 2026 mendatang, proyek gudang atau infrastruktur pasca panen itu sudah jadi dan siap digunakan.

"(Jadi bukan mulai bangun di Desember?) Desember itu jadi Harus kerja cepat itu. Jadi mohon support dari teman-teman," pungkasnya.

(wur) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo Mau Bangun 50 Jalan Tol Baru di Seluruh Indonesia


Most Popular
Features