Inggris Dukung RI Masuk 'Geng Negara Perdagangan Bebas'
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan UK Trade Commissioner for Asia Pacific, Martin Kent, di Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama ekonomi Indonesia-Inggris, termasuk implementasi kemitraan ekonomi kedua negara hingga dukungan Inggris terhadap aksesi Indonesia ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP).
Dalam pertemuan itu, Airlangga juga menyampaikan ucapan selamat atas terbentuknya pemerintahan baru Inggris di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Andy Burnham. Ia berharap hubungan strategis kedua negara semakin erat, khususnya di bidang ekonomi.
Airlangga mengatakan implementasi Indonesia-United Kingdom Economic Growth Partnership (EGP) yang ditandatangani pada Januari 2026 menjadi salah satu fondasi penting untuk memperkuat kolaborasi kedua negara.
"Berbagai inisiatif tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi ekonomi kedua negara sekaligus mendukung pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Airlangga dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (29/7/2026).
Menurut Airlangga, terdapat sejumlah prioritas dalam implementasi EGP, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, kerja sama di sektor energi, peningkatan investasi, hingga percepatan transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Selain membahas implementasi EGP, Airlangga juga memaparkan perkembangan proses aksesi Indonesia ke CPTPP. Menurutnya, keanggotaan Indonesia dalam perjanjian dagang tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas akses pasar sekaligus memperkuat ketahanan rantai pasok nasional.
"Keikutsertaan Indonesia dalam CPTPP merupakan bagian dari strategi untuk memperluas akses pasar, memperkuat ketahanan rantai pasok, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," kata Airlangga.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Inggris kembali menegaskan dukungannya terhadap proses aksesi Indonesia ke CPTPP. Inggris menilai kehadiran Indonesia akan memperkuat posisi CPTPP sebagai perjanjian perdagangan berstandar tinggi sekaligus meningkatkan relevansinya di kawasan Indo-Pasifik.
Menutup pertemuan, Airlangga menegaskan hubungan ekonomi Indonesia dan Inggris masih memiliki ruang yang besar untuk terus dikembangkan. Pemerintah Indonesia, kata dia, siap melanjutkan kerja sama erat dengan Inggris, baik melalui implementasi EGP maupun proses aksesi Indonesia ke CPTPP.
Indonesia sedang memproses pendaftaran dan menggalang dukungan untuk bergabung ke dalam blok perdagangan ini. Dengan bergabung ke CPTPP, Indonesia berharap bisa membuka pasar ekspor baru yang belum memiliki perjanjian bilateral serta menarik investasi asing.
(haa/haa)