RI Order 12 Unit Jet Tempur Leonardo M-346F Block 20, Ini Speknya!

linda hasibuan, CNBC Indonesia
Sabtu, 25/07/2026 18:45 WIB
Foto: (Dok. leonardo.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Angkatan Udara Indonesia (TNI AU) bersiap menyambut armada baru setelah Leonardo resmi mengumumkan kesepakatan pengadaan selusin (12 unit) pesawat tempur ringan M-346F Block 20 minggu ini. Langkah ini akan semakin memperkaya variasi jet tempur yang dioperasikan oleh Indonesia.

CEO sekaligus General Manager Leonardo, Lorenzo Mariani, menyatakan bahwa kesepakatan ini menjadi momentum penting bagi hubungan kedua belah pihak.

"Pengenalan M-346F di Indonesia memberikan bukti nyata bukan hanya tentang kualitas intrinsik sistem pesawat, tetapi juga tentang kepercayaan negara yang berkelanjutan dan terus berkembang terhadap kemampuan kami di berbagai bidang," kata Leonardo seperti mengutip Defense News.


Pihak Leonardo menambahkan bahwa nilai penjualan ini tidak hanya mencakup unit pesawat, melainkan juga lokalisasi berbagai kemampuan dukungan, pemeliharaan, perbaikan, dan pelatihan, serta pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.

Meskipun keluarga pesawat M-346 buatan Italia ini lebih populer sebagai pesawat latih jet canggih (advanced jet trainer), varian 'F' yang dipesan Indonesia merupakan pesawat tempur ringan multiperan yang tangguh.

Varian ini dilengkapi dengan teknologi mutakhir, termasuk radar active electronically scanned array (AESA), tautan data Link 16, tujuh titik pemasangan senjata, kemampuan pengisian bahan bakar di udara (air-to-air refueling), serta sistem penanggulangan elektronik (electronic countermeasures).

Pengiriman unit pertama M-346F dijadwalkan tiba di Jakarta pada tahun 2030. Kesepakatan ini menempatkan Indonesia sebagai operator M-346 ke-23 di dunia, sekaligus menjadi pelanggan pertama di Asia yang menggunakan varian terbaru Block 20.

"Hanya delapan bulan setelah pesanan pertama, permintaan global yang kuat dan cepat untuk versi terbaru pesawat ini jelas menunjukkan bahwa pesawat ini memenuhi persyaratan pelanggan," tulis pernyataan resmi Leonardo. Hingga saat ini, keluarga pesawat M-346 dilaporkan telah mencatat lebih dari 170.000 jam terbang.

Masuknya M-346F akan menambah panjang daftar alutsista udara Indonesia yang sangat bervariasi. Saat ini, TNI AU tengah dalam proses mengintegrasikan jet tempur Rafale buatan Dassault Prancis, melengkapi armada campuran yang sudah ada seperti F-16 buatan Amerika Serikat, Su-27 dan Su-30 buatan Rusia, serta T-50i buatan Korea Selatan.

Di samping itu, Jakarta masih terlibat dalam investasi pengembangan jet tempur KF-21 bersama Korea Selatan dan sempat menyatakan ketertarikannya pada proyek Kaan buatan Turki meski kedua program ini belum berlanjut ke kontrak produksi.

Belakangan, Menteri Pertahanan Indonesia juga mengisyaratkan ketertarikan untuk meminang J-10 buatan China.

Jika seluruh rencana dan aspirasi pengadaan ini terealisasi di masa depan, Indonesia dipastikan akan mengoperasikan salah satu armada pesawat tempur yang paling rumit dan beragam di dunia.

Dikutip dari Detik dan Euroasiatimes, jet tempur M-346 mampu melesat hingga mendekati kecepatan Mach 0,95. Pesawat ini dibekali sistem avionik modern serta desain glass cockpit canggih yang menyajikan informasi penerbangan secara optimal kepada pilot.

Selain Indonesia, pengguna M-346 di berbagai belahan dunia antara lain Italia, Israel (dengan sebutan M-346 Lavi), Singapura, Polandia, Qatar, dan Austria - yang juga baru-baru ini memesan varian Block 20.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

2 Jet Tempur Korsel Tabrakan Di Udara - KB Bank PHK Ratusan Karyawan