CLOSE AD
MARKET DATA

Tol Baru Pembelah Jakarta-Jabar Bisa Jadi Landasan Darurat Jet Tempur

Elga Nurmutia,  CNBC Indonesia
23 July 2026 09:25
Progres Pembangunan Tol Jakarta-Cikampek Selatan. (Dok. PT Hutama Karya Infrastruktur)
Foto: Progres Pembangunan Tol Jakarta-Cikampek Selatan. (Dok. PT Hutama Karya Infrastruktur)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah tengah menyiapkan beberapa ruas jalan tol yang dapat difungsikan sebagai lokasi pendaratan pesawat tempur. Hal itu disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo pada Rabu, 22 Juli 2026.

"Iya ada beberapa ruas jalan tol yang memang kita diamanatkan untuk bisa bisa dipakai pendaratan pesawat tempur manakala dalam kondisi darurat," ujar dia kepada wartawan di Kantor Kementerian PU, Rabu (22/7/2026).

Dody menyebutkan, kebijakan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menyiapkan infrastruktur terpadu yang adaptif terhadap keperluan pertahanan strategis. Adapun beberapa ruas tol yang diprediksi memiliki kualifikasi khusus sebagai sarana pendaratan pesawat tempur. Di antaranya adalah Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi), dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan.

Progres Pembangunan Tol Jakarta-Cikampek Selatan. (Dok. PT Hutama Karya Infrastruktur)Progres Pembangunan Tol Jakarta-Cikampek Selatan. (Dok. PT Hutama Karya Infrastruktur) Foto: Progres Pembangunan Tol Jakarta-Cikampek Selatan. (Dok. PT Hutama Karya Infrastruktur)

Dia mencontohkan, pengujian dan penyesuaian spesifikasi di Pulau Jawa bakal dipusatkan di Jalan Tol Trans-Jawa, tepatnya di ruas Tol Probowangi dan Tol Japek II Selatan. Sedangkan, di Pulau Sumatra akan dilakukan di Lampung, tepatnya di ruas Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung (Terpeka). Masih di Sumatra, uji coba akan dilakukan di Tol Sigli-Banda Aceh.

Lebih jauh, Dody menjelaskan, pihaknya akan melakukan uji coba menggunakan aspal modifikasi jenis A-30 di ruas Tol Probowangi dan Tol Japek II Selatan. Aspal tersebut merupakan campuran antara aspal import dengan aspal buton yang bertujuan untuk mengurangi impor aspal.

"Jadi kita akan aspal menggunakan aspal A-30 dengan biaya si penyedia jasa," tandas dia.

(wur/wur) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Proyek Bayar Tol Tanpa Buka Kaca Masuk Pra Uji Coba, Ini Bocorannya


Most Popular
Features