CLOSE AD
MARKET DATA

Sjafrie Spill Lokasi Proyek Mobnas dan Motor Listrik Nasional di Sini

Ferry Sandi,  CNBC Indonesia
22 July 2026 10:50
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau langsung pelaksanaan Latihan Puncak Super Garuda Shield (SGS) 2025 di Puslatpur Baturaja, Sumatera Selatan (Rabu, 3 September 2025). (Dok. Istimewa)
Foto: Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau langsung pelaksanaan Latihan Puncak Super Garuda Shield (SGS) 2025 di Puslatpur Baturaja, Sumatera Selatan (Rabu, 3 September 2025). (Dok. Istimewa)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan kerja ke kawasan pengembangan Proyek Mobil Nasional dan Motor Listrik Nasional di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (21/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau perkembangan dan melihat kesiapan kawasan yang diproyeksikan menjadi salah satu instalasi strategis nasional dalam mendukung penguatan industri dan perekonomian Indonesia.

"Meninjau pengembangan kawasan industri kendaraan nasional di Pabrik Mobnas Subang, Jawa Barat, bersama Menteri Pekerjaan Umum, Direktur Utama PT Pindad, Direktur Utama PT Len Industri, Selasa (21/7/2026).

Sjafrie menjelaskan kawasan ini dirancang sebagai ekosistem manufaktur terpadu untuk mendukung produksi Mobil Nasional dan Motor Listrik Nasional, dilengkapi fasilitas baterai, pusat penelitian dan pengembangan, pengujian kendaraan, jaringan logistik kereta api, serta berbagai industri pendukung.

"Pembangunan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian industri, penguasaan teknologi, penciptaan lapangan kerja, dan pelaksanaan ekonomi nasional berdasarkan Pasal 33 UUD 1945," bebernya.

[Gambas:Instagram]

Dalam peninjauan ini juga dibahas pemanfaatan infrastruktur jalan tol untuk kepentingan pertahanan, termasuk penyiapan ruas tertentu sebagai landasan sementara pesawat dalam kondisi darurat.

"Sinergi antara pembangunan ekonomi, industri nasional, pertahanan dan kepentingan masyarakat harus dilaksanakan secara terpadu untuk memperkuat kedaulatan serta mewujudkan Indonesia yang mandiri," jelasnya.

Sebelumnya, pengembangan kawasan industri otomotif terintegrasi di Subang, pada tahap awal dibangun di atas lahan seluas 60 hektare dengan target kapasitas produksi mencapai 50.000 unit kendaraan per tahun. Dalam jangka panjang, kawasan tersebut direncanakan berkembang menjadi ekosistem manufaktur terintegrasi seluas 539 hektare dengan kapasitas produksi hingga 300.000 unit per tahun.

(wur/wur) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Ditawari Mobil Impor, Respons Prabowo Tegas Pamer Maung-Bilang Begini


Most Popular
Features