Penampakan Terbaru Mal Usai Ramai Efek Banting Harga Sampai Diskon 70%
Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah mal atau pusat perbelanjaan di kawasan Jakarta cukup terdampak oleh euforia libur sekolah yang berlangsung dari akhir Juni hingga pertengahan Juli 2026. Meski begitu, potensi penurunan tingkat kunjungan tetap ada ketika libur sekolah berakhir.
Hasil pantauan CNBC Indonesia, pada hari pertama masuk sekolah untuk Tahun Ajaran Baru 2026 yang bertepatan jatuh pada Senin (13/7/2026), salah satu mal di kawasan Jakarta Selatan, tampak masih ramai pengunjung. Namun, harus diakui jumlah pengunjung yang datang tidak lagi sepadat ketika akhir pekan sebelumnya.
Sebagai contoh, gerai-gerai produk pakaian dan kosmetik premium di mal tersebut terlihat lebih sepi dibandingkan saat libur sekolah masih berlangsung. Kalaupun ada pengunjung, jumlahnya bisa dihitung jari dengan mudah atau hanya 1-2 orang saja.
Salah satu karyawan department store bernama Citra mengatakan, ketika libur sekolah berlangsung, banyak pengunjung yang memadati toko tempatnya bekerja. Mereka banyak berburu produk seperti tas, sepatu, dan lain sebagainya. Tak jarang pula para pengunjung tersebut mencari produk sebagai hadiah kepada guru.
Cukup wajar apabila banyak konsumen yang berburu berbagai produk di department store tersebut ketika libur sekolah. Mengingat, terdapat tawaran diskon yang cukup menggiurkan bagi calon pembeli.
"Diskonnya mencapai 70% untuk beberapa produk tertentu," kata dia ketika ditemui CNBC Indonesia, ditulis Selasa (14/7/2026).
Setelah libur sekolah usai, masih ada beberapa pengunjung yang datang untuk mencari produk-produk seperti pakaian, tas, atau sepatu. Meski begitu, jumlah pengunjung tersebut tidak sebanyak periode liburan.
Beralih ke toko peralatan olahraga, seorang karyawan yang bernama Adi menjelaskan, pihaknya menyediakan promo kembali ke sekolah dengan diskon 20% selama periode libur sekolah. Hal ini mampu meningkatkan jumlah pengunjung ke toko selama periode tersebut.
"Barang yang paling banyak dicari sepatu sama tas, kalau sepatu banyak yang cari under 1 juta karena harus alokasi budget buat tas. Terus setelah libur sekolah, yang beli variatif mulai dari baju, sepatu tas, dan lainnya," ujar dia.
Sementara itu, karyawan toko perlengkapan untuk anak-anak bernama Raka menyebut, banyak pengunjung yang mencari tas karakter, tempat minum, dan kotak makanan selama masa liburan sekolah. Hal ini turut dipicu oleh adanya penawaran diskon untuk produk tertentu yang berlangsung hingga 16 Juli 2026 mendatang.
Meski frekuensinya berkurang, beberapa pengunjung terpantau masih ada yang berdatangan ke toko tersebut ketika libur sekolah telah usai.
"Kalau di luar libur sekolah pembelian variatif kayanya pensil warna alat tulis anak-anak dan tas," imbuh dia.
Beralih ke mal yang juga masih berlokasi di kawasan Jakarta Selatan, terlihat jumlah pengunjung yang datang masih cukup ramai meski libur sekolah telah usai. Hal ini cukup dipengaruhi oleh posisi mal tersebut yang strategis dan mudah dijangkau berbagai macam moda transportasi.
Salah satu karyawan toko alas kaki di mal tersebut yang bernama Rani mengaku, terdapat banyak pengunjung mal yang mencari sepatu sekolah, khususnya di segmen kids (anak-anak), ketika masa liburan sekolah berlangsung. Tak hanya itu, sepatu untuk remaja yang duduk di bangku SMP dan SMA juga banyak dicari oleh pengunjung.
"Kalau dewasa SMP-SMA kebanyakan cari sepatu warna hitam," ucap dia.
Lebih lanjut, seorang karyawan toko olahraga yang bernama Nita menyebut, sepatu khusus anak-anak dengan rentang harga Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu menjadi produk yang paling banyak dicari pengunjung saat liburan sekolah kemarin. Apalagi, terdapat diskon sebesar 20% untuk pembelian barang tersebut.
Sepatu ukuran dewasa atau untuk pelajar SMA juga laris manis diburu oleh pengunjung. Harga sepatu tersebut dibanderol sekitar Rp 1,1 juta sampai Rp 1,5 juta.
"Penjualan tas juga lumayan pas libur sekolah. Selain itu, pengunjung paling banyak cari sepatu casual sama walk," terang dia.
(dce) Add
source on Google