Industri Otomotif RI Diklaim Lagi Ngebut, Ekspor Mobil Kian Laku Keras
Jakarta, CNBC Indonesia - Industri otomotif nasional menunjukkan tren cukup baik pada paruh pertama 2026. Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Putu Juli Ardika menilai penjualan di pasar domestik menjadi salah satu indikator yang memperlihatkan permintaan kendaraan masih tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi global.
"Berdasarkan data terbaru yang tercatat di GAIKINDO, pasar otomotif domestik kita mencatat kinerja yang sangat baik sepanjang bulan Januari hingga Juni 2026. Penjualan mobil di dalam negeri berhasil mencapai 436.564 unit jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu besarnya 376.707 unit. Jadi angka ini tumbuh sekitar 15,8%," kata Putu Juli saat konferensi pers GIIASÂ 2026 di Jakarta, Senin (13/7/2026).
Selain pasar dalam negeri, pengiriman kendaraan ke mancanegara juga masih mencatatkan pertumbuhan. Kinerja tersebut menunjukkan produk otomotif buatan Indonesia tetap memiliki daya saing di pasar ekspor.
"Kabar yang sama baiknya juga datang dari kinerja ekspor otomotif kita hingga Juni 2026. Total pengiriman mobil ini telah mencapai 251.705 unit. Jika dibandingkan dengan periode sama 2025 yang lalu tercatat 233.648 unit. Angka ini menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 7,7%," kata Putu.
Selain itu, juga terlihat pada industri pendukung yang memasok kebutuhan pabrikan kendaraan. Kinerja sektor komponen menjadi salah satu penopang penting bagi rantai pasok otomotif nasional.
"Pertumbuhan yang jauh lebih tinggi berhasil dicapai oleh sektor komponen otomotif yang melonjak 112,9%. Ini prestasi yang luar biasa dari tahun ke tahun dengan total pengiriman 25.718.510 pieces ke berbagai negara tujuan," sebut Putu.
Di sisi lain, aktivitas manufaktur kendaraan di dalam negeri masih menunjukkan tren ekspansi. Pertumbuhan produksi tersebut memperkuat optimisme terhadap prospek industri otomotif sepanjang tahun ini.
"Semua catatan positif ini juga didukung oleh sektor produksi di dalam negeri di mana pembuatan kendaraan roda empat berhasil tumbuh 14% secara tahunan pada kuartal pertama 2026. Jadi, ini adalah catatan-catatan yang sangat mengesankan pada kondisi ekonomi yang tidak gampang. Jadi industri otomotif kita cukup berhasil berkinerja baik," kata Putu.
Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika (empat dari kiri) saat konferensi pers GIIAS di Hotel St Regis, Senin (13/7/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi) Foto: Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika (empat dari kiri) saat konferensi pers GIIAS di Hotel St Regis, Senin (13/7/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi) |
source on Google [Gambas:Video CNBC]
