Internasional

Pesawat Jatuh Tewaskan Semua Penumpang Termasuk Rombongan Musisi

tfa, CNBC Indonesia
Senin, 13/07/2026 09:26 WIB
Foto: Ilustrasi Pesawat jatuh. (AFP/LIONEL BONAVENTURE)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kecelakaan pesawat mengguncang Bahama pada akhir pekan lalu setelah sebuah penerbangan domestik jatuh di wilayah North Andros dan menewaskan seluruh 10 orang di dalamnya. Di antara korban tewas terdapat sejumlah musisi serta seorang DJ, menurut Serikat Musisi dan Penghibur Bahama.

"Di antara yang meninggal dunia adalah beberapa anggota komunitas hiburan kami yang berbakat dan bersemangat, termasuk anggota The Pond Band dan seorang DJ," tulis serikat pekerja dalam pernyataannya di X.

Serikat itu menambahkan bahwa karya dan dedikasi para korban telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan budaya Bahama.


"Semangat, dedikasi, dan kesenian mereka telah menyentuh begitu banyak kehidupan dan membantu memperkaya tatanan budaya Bahama," lanjut pernyataan tersebut.

Insiden maut itu terjadi sehari setelah pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Lynden Pindling di Nassau menuju San Andros. Berdasarkan keterangan Otoritas Investigasi Kecelakaan Pesawat Bahama, pesawat jatuh di kawasan North Andros yang berada di sebelah barat ibu kota Nassau.

Menyusul kecelakaan tersebut, pemerintah Bahama memutuskan untuk menghentikan sementara seluruh operasi penerbangan maskapai Flamingo Air sebagai langkah antisipasi selama proses investigasi berlangsung.

Kementerian Energi, Utilitas, dan Penerbangan Bahama menegaskan penangguhan sertifikat operator penerbangan Flamingo Air bersifat sementara dan merupakan tindakan pencegahan keselamatan hingga penyebab kecelakaan berhasil diungkap. Menurut kementerian, keputusan itu diambil setelah terjadi dua insiden keselamatan pada hari yang sama.

Menteri Energi, Utilitas, dan Penerbangan JoBeth Coleby-Davis mengungkapkan insiden pertama terjadi pada Jumat pagi ketika sebuah pesawat Flamingo Air yang terbang menuju Mayaguana mengalami kendala teknis.

"Pilot melaporkan adanya masalah dan memutuskan kembali ke Nassau," ujar Coleby-Davis dalam konferensi pers.

Ia menjelaskan, setelah pesawat berhasil mendarat dan seluruh penumpang dievakuasi, pesawat tersebut kemudian terbakar di darat. Peristiwa itu juga masih dalam penyelidikan bersama dengan kecelakaan fatal yang menewaskan 10 orang tersebut.

Pihak berwenang hingga kini masih menyelidiki penyebab pasti kedua insiden tersebut, sementara seluruh operasi Flamingo Air tetap dihentikan sementara demi memastikan keselamatan penerbangan.


(tfa/luc) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Pemimpin Iran Ancam Balas Dendam Kematian Ayahnya